Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Baqoroh 121-130

AL BAQARAH : 121

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلاَوَتِهِ أُوْلَـئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَمن يَكْفُرْ بِهِ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Terjemah :
Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya [84], mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
________________________________________
[84] Maksudnya: tidak merobah dan mentawilkan Al Kitab sekehendak hatinya.
Tafsir :
( yaitu) orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri kkitab, yang membacanya secara sahih, mengikutinya dengan sebaik-baiknya dan mereka beriman kepada kawajiban beriman kepada Rasul Allah yang tercantum di dalamnya. Dan diantara para Rasul adalah tersebut rasul penutup, Nabi dan Rasul kita Muhammad. Mereka tidak menyelewengkan dan tidak merubah apa Mereka tidak menyelewengkan dan tidak merubah apa yang tercantum di dalamnya. Mereka itu adalah orang-orang yang beriman kepada Nabi Muhammad dan kepada apa yang diturunkan kepadanya. Lain halnya dengan orang-orang yang merubah sebagian isi kitab dan menyembunyikan sebagian yang lainnya, mereka ini adalah orang-orang yang kafir kepada Nabiyullah Muhammad dan kepada apa yang diturunkan kepadanya. Barang siapa kafir kepadanya, maka dia adalah orang-orang yang paling merugi di sisi Allah.

AL BAQARAH : 122

يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُواْ نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ
Terjemah :
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melabihkan kamu atas segala umat [85].
________________________________________
[85] maksudnya; umat yang semasa dengan Bani Israil.
Tafsir :
wahai anak keturunan Yaqub, ingatlah nikmat-nikmatKu yang berjumlah banyak kepada kalian, bahwa aku teah melebihkan kalian di atas manusia di zaman kalian dengan banyaknya nabi-nabi kalian dan kitab-kitab yang diturunkan kepada mereka.

AL BAQARAH : 123

وَاتَّقُواْ يَوْماً لاَّ تَجْزِي نَفْسٌ عَن نَّفْسٍ شَيْئاً وَلاَ يُقْبَلُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلاَ تَنفَعُهَا شَفَاعَةٌ وَلاَ هُمْ يُنصَرُونَ
Terjemah :
Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan [86] seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.
________________________________________
[86] Maksudnya: dosa dan pahala seseorang tidak dapat dipindahkan kepada orang lain.
Tafsir :
Takutlah kalian kepada keadaan hari pembalasan yang menakutkan. Saat itu tiada jiwa yang dapat memberikan manfaat kepada jiwa yang lain, tidak diterima tebusan darinya untuk membebaskannya dari siksa Allah, perantara juga tidak berarti apapun dan tidak seorangpun yang menolongnya.

AL BAQARAH : 124

وَإِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِي قَالَ لاَ يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji [87] Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia. Ibrahim berkata: (Dan saya mohon juga) dari keturunanku [88]. Allah berfirman: Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim.
________________________________________
[87] Ujian terhadap Nabi Ibrahim u diantaranya: membangun Kabah, membersihkan kabah dari kemusyrikan, mengorbankan anaknya Ismail, menghadapi raja Namrudz dan lain-lain.
[88] Allah telah mengabulkan doa Nabi ibrahim u, karena banyak di antara rasul-rasul itu adalah keturunan Nabi Ibrahim
Tafsir :
Ingatlah, wahai nabi saat Allah Taala menguji Ibrahim dengan beban-beban taklif yang Dia syariatkan, maka Ibrahim menunaikannya dan melaksanakannya dengan sangat baik. Alllah berfirman kepadanya, Sesungguhnya Aku menjadikanmusebagai teladan bagi menusia. Maka Ibrahim berkata, Robbi, angkatlah sebagian anak keturunanku sebagai imam dengan karuniaMu. Maka Allah menjawab bahwa orang-orang zhalim tidak akan meraih derajat imamah dalam agama.

AL BAQARAH : 125

وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْناً وَاتَّخِذُواْ مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى وَعَهِدْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim [89] tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang itikaf, yang ruku dan yang sujud.
________________________________________
[89] Ialah tempat berdiri Nabi Ibrahim diwaktu membuat Kabah.
Tafsir :
Ingatlah wahai Nabi, ketika Kami menjadikan kabah sebagai tempat kembali bagi manusia,, mereka mendatangi kemudian pulang ke negeri mereka, kemudian mereka kembali lagi kepadanya. Kami menjadikannya sebagai tempat berkumpul dalam haji, umrah, thawaf, shalat dan sebagai tempat yang aman bagi mereka. Tiada musuh yang menyerang mereka di dalamnya. Dan Kami berfirman,Jadikanlah maqam Ibrahim sebagai tempat shalat, yaitu batu dimana Ibrahim berpijak di atasnya saat ia membangun Kabah. Kami mewahyukan kapada Ibrahim dan anaknya Ismail agar menyucikan rumah Kami dari segala kotoran dan najis untk orang-orang yang beribadat di dalamnya dengan thawaf di sekitar kabah atau itikaf di masjid dan shalat di dalamnya.

AL BAQARAH : 126

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَـَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلاً ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَى عَذَابِ النَّارِ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
Tafsir :
Ingatlah wahai Nabi saat Ibrahim berdoa kepada Allah,Rabbi, jadikanlah makkah sebagai negeri yang aman dari ketakutan, limpahkanlah rizki kepada penduduknya dari berbagai macam buah-buahan, khususkanlah rizki ini hanya untuk oorang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Allah berfirman, Siapa yang kafir dari mereka, maka Aku hanya akan memberinya rizki di dunia dan aku akan memberinya kenikmatan yang sedikit. Kemudian Aku akan mencampakkannya ke dalam api neraka. Sungguh ia adalah seburuk-buruk tempat kembali dan tempat tinggal.

AL BAQARAH : 127

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Tafsir :
Ingatlah -wahai Nabi- saat Ibrahim dan Ismail mengangkat pondasi-pondasi Kabah, saat itu keduanya berdoa kepada Allah dengan penuh kekhusyuan, Rabb kami, terimalah dari kami amal shalih kami dan doa kami,. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar kata-kata para hamba-Mu, Maha mengetahui keadaan mereka.

AL BAQARAH : 128

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Terjemah :
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Tafsir :
wahai Rabb kami, jadikanlah kami berdua sebadai dua orang yang teguh di atas islam, tunduk kepada hukum-hukumMu. Jadikanlah anak keturunan kami sebagai umat yang tunduk kepada-Mu dengan beriman kepada-Mu, dan tunjukkanlah kami tatanan-tatanan ibadah kami kepda-Mu. Maafkanlah kesalahan-kesalahan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat dari hamba—hamba-Mu, pemilik rahmat yang luas bagi mereka.

AL BAQARAH : 129

رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولاً مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنتَ العَزِيزُ الحَكِيمُ
Terjemah :
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Tafsir :
wahai Rabb kami, utuslah dari umat ini seorang Rasul dari anak keturunan Ismail, yang membecakan ayat-ayat-Mu kepada mereka, mengajarkan Al-Quran dan hikmah kepada mereka dan menyucikan mereka dari syirik dan akhlak-akhlak yang buruk. Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa dimana tidak ada seorangpun yang mempu menolak di hadapan-Mu, Maha Bijaksana yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya.

AL BAQARAH : 130

وَمَن يَرْغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبْرَاهِيمَ إِلاَّ مَن سَفِهَ نَفْسَهُ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا وَإِنَّهُ فِي الآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ
Terjemah :
Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya [90] di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
________________________________________
[90] Di antaranya menjadi; Imam, Rasul, banyak keturunannya yang menjadi nabi, diberi gelar khalilullah.
Tafsir :
Tiada seorangpun berpaling dari agama Ibrahim yaiitu Islam, kecuali orang bodoh lagi dungu. Sungguh Kami telah mengangkat Ibrahim di dunia ini sebagai Nabi dan Rasul. Sesungguhnya di akhirat Ibrahim termasuk orang-orang shali yang meraih derajat yang tinggi.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Uyainah berkata : Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Salam mengajak dua orang keponakannya Salamah dan Muhajir kepada Islam, dia berkata kepada keduanya : Kalian berdua telah mengetahui bahwa Allah berfirman di dalam Taurat : Sesungguhnya Aku mengutus dari keturunan Ismail seorang Nabi bernama Ahmad, barangsiapa beriman kepadanya maka dia telah mendapatkan petunjuk dan berjalan di atas jalan yang lurus, dan barangsiapa tidak beriman kepadanya maka dia terlaknat. Maka Salamah masuk Islam dan Muhajir menolak, maka turunlah ayat 130 ini.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*