Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ankabuut 6-10

AL-ANKABUUT : 6-

وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

TERJEMAH :

Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

TAFSIR :

Barangsiapa yang berjihad demi meninggikan kalimat Allah, berjihad melawan dirinya dengan membawanya kepada ketaatan, maka dia telah berjihad untuk dirinya, karena dia melakukan itu demi mencari pahala atas jihadnya. Sesunggguhnya Allah tidak membutuhkan segala amal makhluk-Nya, pemilik kerajaan, penciptaan dan perintah.

AL-ANKABUUT : 7-

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

TERJEMAH :

Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

TAFSIR :

Orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya dan beramal shalih, Kami pasti akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan Kami pasti akan memberikan balasan atas amal shalih mereka dengan balasan terbaik atas apa yang mereka kerjakan.

AL-ANKABUUT : 8-

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا وَإِن جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

TERJEMAH :

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

TAFSIR :

Kami mewasiatkan kepada manusia agar berbakti kepada bapak ibunya, berbuat baik kepada keduanya dengan perkataan dan perbuatan. Bila keduanya berusaha membawamu (wahai manusia) untuk mempersekutukan-Ku dalam beribadah kepada-Ku, maka jangan menaati perintahnya. Segala bentuk maksiat juga diikutkan ke dalam perihal ajakan berbuat syirik kepada Allah, sehingga tidak ada ketaatan bagi makhluk siapa pun dia dalam bermaksiat kepada Khalik. Sebagaimana hal itu diriwayatkan secara shahih dari Rasulullah صلی الله عليه وسلم . Hanya kepada-Ku tempat kembali kalian di Hari Kiamat, lalu Aku mengabarkan kepada kalian apa yang dulu kalian perbuat di dunia berupa amal baik atau buruk, dan Aku akan membalas kalian karenanya.

Asbabun Nuzul :

Muslim, at-Tirmidzi dan lainnya meriwayatkan dari Sa’ad bin Abu Waqqash berkata : Ummu Sa’ad berkata : Bukankah Allah telah memerintahkan berbuat baik. Demi Allah, aku tidak akan makan dan aku tidak akan minum sampai aku mati atau kamu kembali kafir. Maka turun ayat 8 ini.

AL-ANKABUUT : 9-

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِي الصَّالِحِينَ

TERJEMAH :

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang saleh.

TAFSIR :

Orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya dan beramal shalih, Kami akan memasukkan mereka ke dalam surga dalam kumpulan hamba-hamba Allah yang shalih.

AL-ANKABUUT : 10-

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ فَإِذَا أُوذِيَ فِي اللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ النَّاسِ كَعَذَابِ اللَّهِ وَلَئِن جَاء نَصْرٌ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ أَوَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِي صُدُورِ الْعَالَمِينَ

TERJEMAH :

Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah [1146]. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguhnya kami adalah besertamu”. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?

[1146] Maksudnya: orang itu takut kepada penganiayaan-penganiayaan manusia terhadapnya karena imannya, seperti takutnya kepada azab Allah, karena itu ditinggalkannya imannya itu.

TAFSIR :

Di antara manusia ada yang berkata : Kami telah beriman kepada Allah. Tetapi bila orang-orang musyrikin menyakitinya, maka dia bersedih karena siksaan dan gangguan mereka. Sebagaimana dia bersedih karena adzab Allah dan ia tidak sabar memikul gangguan darinya, lantas dia pun meninggalkan imannya. Dan bila kemenangan datang dari Rabbmu (wahai Rasul) untuk ahli iman, maka orang-orang murtad tersebut akan berkata : Sesungguhnya kami bersama kalian (wahai oranng-orang Mukmin) kami menolong kalian atas musuh-musuh kalian. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada makhluk-Nya daripada siapa pun??

 

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*