Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ankabuut 46-50

AL-ANKABUUT : 46-

وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

TERJEMAH :

Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka [1155], dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.

[1155] Yang dimaksud dengan “orang-orang yang zalim” ialah: orang-orang yang setelah diberikan kepadanya keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang paling baik, mereka tetap membantah dan membangkang dan tetap menyatakan permusuhan.

TAFSIR :

Janganlah kalian wahai orang-orang Mukmin mendebat orang-orang Yahudi dan Nasrani kecuali dengan cara yang baik, perkataan yang lembut dan berdakwah kepada kebenaran dengan jalan paling mudah yang bisa menyampaikan kepada tujuan tersebut. Kecuali orang-orang yang menyimpang dari jalan kebenaran, menentang dan menyombongkan diri dan mereka mengumumkan perang terhadap kalian. Maka lawanlah mereka dengan pedang sehingga mereka beriman, atau membayar jizyah dengan tangan mereka sedangkan mereka dalam keadaan hina. Katakanlah : Kami beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepada kami. Kami juga beriman kepada Taurat dan Injil yang telah diturunkan kepada kalian. Sembahan kami dan sembahan kalian adalah satu, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam Uluhiyah, Rububiyah dan Asma dan sifat-Nya. Hanya kepada-Nya kami tunduk dan merendahkan diri dengan ketaatan dalam apa yang Dia perintahkan kepada kami, dan apa yang Dia larang dari kami.

AL-ANKABUUT : 47-

وَكَذَلِكَ أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ فَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَمِنْ هَؤُلَاء مَن يُؤْمِنُ بِهِ وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الْكَافِرُونَ

TERJEMAH :

Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an). Maka orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka Al-Kitab (Taurat) mereka beriman kepadanya (Al Qur’an) [1156]; dan di antara mereka (orang-orang kafir Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat kami selain orang-orang kafir.

[1156] Yaitu di antara mereka yang diberi Kitab Taurat, seperti Abdullah bin Salam dan orang yang besertanya.

TAFSIR :

Sebagaimana Kami telah menurunkan (wahai Rasul) kitab-kitab kepada para Rasul sebelummu, Kami juga menurunkan Kitab ini yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Dan orang-orang yang Kami beri Kitab dari Bani Israil, lalu mereka mengetahuinya dengan benar, mereka beriman kepada al-Qur’an. Dan di antara orang-orang Arab, baik dari Quraisy atau lainnya ada yang beriman kepadanya. Tiada yang mengingkari al-Qur’an atau meragukan petunjuk-petunjuk dan bukti-buktinya yang jelas melainkan orang-orang kafir di mana adat mereka adalah pengingkaran dan penentangan.

AL-ANKABUUT : 48-

وَمَا كُنتَ تَتْلُو مِن قَبْلِهِ مِن كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ إِذًا لَّارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ

TERJEMAH :

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Qur’an) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).

TAFSIR :

Dan di antara mukjizatmu yang jelas wahai Rasul bahwa kamu tidak bias membaca tulisan dan tidak bias menulis huruf dengan tangan kananmu sebelum diturunkannya al-Qur’an kepadamu, dan mereka pun mengetahui hal itu. Sekiranya kamu sudah bisa membaca dan menulis sebelum itu, niscaya para pembual itu akan meragukan dan mereka berkata : Kamu pasti telah mempelajarinya dari buku-buku terdahulu atau menyalinnya darinya.

AL-ANKABUUT : 49-

بَلْ هُوَ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

TERJEMAH :

Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu [1157]. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.

[1157] Maksudnya: ayat-ayat Al Qur’an itu terpelihara dalam dada dengan dihapal oleh banyak kaum muslimin turun temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorangpun yang dapat merobahnya.

TAFSIR :

Sebaliknya al-Qur’an adalah ayat-ayat yang nyata dan jelas petunjuknya kepada kebenaran yang dijaga oleh para ulama. Tiada yang menolak dan mendustakan ayat-ayat Kami melainkan orang-orang yang zhalim lagi menentang yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran namun menyimpang darinya.

AL-ANKABUUT : 50-

وَقَالُوا لَوْلَا أُنزِلَ عَلَيْهِ آيَاتٌ مِّن رَّبِّهِ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِندَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُّبِينٌ

TERJEMAH :

Dan orang-orang kafir Mekah berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya mu’jizat-mu’jizat dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya mu’jizat- mu’jizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata”.

TAFSIR :

Orang-orang musyrikin berkata : Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad bukti-bukti dan hujjah-hujjah dari Rabbnya yang bisa kami saksikan, seperti unta betina Shalih dan tongkat Musa!! Katakanlah kepada mereka : Sesungguhnya perkara mukjizat-mukjizat itu di tangan Allah, bila Dia berkehendak maka Dia akan menurunkannya, bila Dia berkehendak maka Dia tidak menurunkannya. Sesungguhnya aku bagi kalian hanyalah penyampai peringatan. Aku memperingatkan kalian terhadap kerasnya hukuman dan siksa Allah, menjelaskan jalan yang haq dengan yang batil.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*