Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ankabuut 16-20

AL-ANKABUUT : 16-

وَإِبْرَاهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاتَّقُوهُ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya: “Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

TAFSIR :

Ingatlah (wahai Rasul) Ibrahim saat dia mengajak kaumnya : Ikhlaskanlah ibadah hanya kepada Allah semata, hindarilah murka-Nya dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Hal itu lebih baik bagi kalian bila kalian memang mengetahui apa yang baik bagi kalian dan apa yang buruk.

AL-ANKABUUT : 17-

إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِندَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta [1147]. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada- Nyalah kamu akan dikembalikan.

[1147] Maksudnya: Mereka menyatakan bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat kepada mereka disisi Allah dan ini adalah dusta.

TAFSIR :

Yang kalian sembah selain Allah itu (wahai manusia) hanyalah berhala-berhala, lalu kalian membuat kebohongan dengan menamakannya tuhan. Sesungguhnya berhala-berhala kalian yang kalian sembah selain Allah tidak kuasa sedikit pun memberi rizki kepada kalian. Maka carilah rizki kepada Allah bukan kepada berhala-berhala kalian, ikhlaskanlah ibadah untuk-Nya dan syukurilah rizki-Nya kepada kalian. Hanya kepada Allah kalian dikembalikan sesudah kematian kalian, lalu Dia membalas kalian atas apa yang kalian kerjakan.

AL-ANKABUUT : 18-

وَإِن تُكَذِّبُوا فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌ مِّن قَبْلِكُمْ وَمَا عَلَى الرَّسُولِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

TERJEMAH :

Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya.”

TAFSIR :

Bila kalian wahai manusia mendustakan utusan Kami Muhammad صلی الله عليه وسلم   dalam dakwahnya yang menyeru kalian untuk menyembah Allah semata, maka orang-orang sebelum kalian juga telah mendustakan utusan-utusan Allah yang diutus kepada mereka dengan membawa kebenaran, maka murka Allah pun menimpa mereka. Dan tugas Rasul Muhammad صلی الله عليه وسلم  tidak lain kecuali menyampaikan risalah Allah kepada kalian secara nyata, dan dia sudah melakukannya.

AL-ANKABUUT : 19-

أَوَلَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

TERJEMAH :

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

TAFSIR :

Apakah mereka itu tidak mengetahui bagaimana Allah menciptakan makhluk dari ketiadaan, kemudian mengembalikannya setelah kematiannya, sebagaimana Dia menciptakannya pertama kali dalam bentuk makhluk yang baru, hal itu tidaklah sulit bagi-Nya. Sesungguhnya hal itu bagi Allah adalah mudah, semudah Dia menciptakan makhluk untuk pertama kalinya.

AL-ANKABUUT : 20-

قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانظُرُوا كَيْفَ بَدَأَ الْخَلْقَ ثُمَّ اللَّهُ يُنشِئُ النَّشْأَةَ الْآخِرَةَ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi [1148]. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[1148] Maksudnya: Allah membangkitkan manusia sesudah mati kelak di akhirat

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang yang mengingkari kebangkitan setelah mati : Berjalanlah di muka bumi, perhatikanlah bagimana Allah menciptakan makhluk, penciptaannya pertama kali tidak sulit bagi-Nya, demikian pula tidak sulit bagi-Nya untuk mengembalikannya di alam akhirat. Sesungguhnya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu yang bisa menghalangi keinginan-Nya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*