Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Anbiyaa’ 16-20

AL-ANBIYAA’ : 16-

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاء وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ

TERJEMAH :

Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main [955].

[955] Maksudnya: Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya itu adalah dengan maksud dan tujuan yang mengandung hikmat.

TAFSIR :

Kami tidaklah menciptakan langit dan bumi berikut segala yang ada di antara keduanya dengan main-main dan sia-sia. Bahkan untuk menegakkan hujjah atas kalian, wahai manusia. Dan agar kalian mengambil pelajaran dari semua itu, lalu kalian mengetahui bahwa yang menciptakan semua itu tidak serupa dengan sesuatu pun, dan ibadah tidak patut diberikan kecuali untuk-Nya.

AL-ANBIYAA’ : 17-

لَوْ أَرَدْنَا أَن نَّتَّخِذَ لَهْوًا لَّاتَّخَذْنَاهُ مِن لَّدُنَّا إِن كُنَّا فَاعِلِينَ

TERJEMAH :

Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan, (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami [956]. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya).

[956] Maksud: “dari sisi Kami” ialah yang sesuai dengan sifat-sifat Kami.

TAFSIR :

Seandainya Kami membuat permainan berupa anak atau istri, niscaya Kami telah menjadikannya dari sisi Kami, bukan dari sisi kalian. Namun Kami tidak melakukan hal itu; karena mustahil bila Kami memiliki anak atau istri.

AL-ANBIYAA’ : 18-

بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ

TERJEMAH :

Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).

TAFSIR :

Bahkan Kami melontarkan kebenaran dan menjelaskannya untuk menghancurkan kebatilan, maka tiba-tiba kebatilan itu lenyap. Dan kalian, wahai orang-orang musyrik, mendapatkan adzab di akhirat, karena kalian menyifati Rabb kalian dengan selian sifat-Nya yang patut bagi-Nya.

AL-ANBIYAA’ : 19-

وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ عِندَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ

TERJEMAH :

Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.

TAFSIR :

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan bumi. Malaikat-malaikat yang ada di sisi-Nya tidak menolak beribadah kepada-Nya dan tiada pula merasa jemu. Maka bagaimana mungkin hamba dan makhluk-Nya boleh disekutukan dengan-Nya??

AL-ANBIYAA’ : 20-

يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ

TERJEMAH :

Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.

TAFSIR :

Mereka senantiasa mengingat Allah dan mensucikan-Nya. Mereka tidak merasa lemah dan tidak pula jemu.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*