Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Anbiyaa’ 101-105

AL-ANBIYAA’ : 101-

إِنَّ الَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُم مِّنَّا الْحُسْنَى أُوْلَئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُونَ

TERJEMAH :

Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka,

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang telah mendapat ketetapan dari Kami untuk mendapat kebahagiaan yang baik dalam pengetahuan Kami, karena mereka termasuk ahli surga, mereka itulah orang-orang yang dijauhkan dari neraka, sehingga mereka tidak memasukinya dan tidak pula dekat darinya.

AL-ANBIYAA’ : 102-

لَا يَسْمَعُونَ حَسِيسَهَا وَهُمْ فِي مَا اشْتَهَتْ أَنفُسُهُمْ خَالِدُونَ

TERJEMAH :

mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka.

TAFSIR :

Mereka tidak mendengar suara kobaran api neraka dan jasad terbakar di dalamnya, karena mereka menempati tempat tinggal mereka di surga, dan mereka kekal selama-lamanya dalam kenikmatan dan kelezatannya yang diingini hati mereka.

AL-ANBIYAA’ : 103-

لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ هَذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

TERJEMAH :

Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata): “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.

TAFSIR :

Mereka tidak dicemaskan oleh ketakutan yang sangat besar pada Hari Kiamat. Bahkan mereka diberi kabar gembira oleh malaikat : Inilah hari yang telah dijanjikan kepada kalian, yang di dalamnya terdapat kemurahan dari Allah dan pahala yang besar.

AL-ANBIYAA’ : 104-

يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاء كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ

TERJEMAH :

(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran – lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.

TAFSIR :

Hari ketika Kami menggulung langit sebagaimana lembaran-lembaran kertas yang bertulis digulung. Pada hari itu Kami membangkitkan makhluk sesuai bentuk yang Kami ciptakan pada pertama kalinya, sebagaimana mereka dilahirkan ibu mereka. Itulah janji Allah yang tidak akan diselisihi-Nya. Kami menjanjikannya sebagai janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kami senantiasa melaksanakan janji Kami.

AL-ANBIYAA’ : 105-

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِن بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ

TERJEMAH :

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur [974] sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.

[974] Yang dimaksud dengan “Zabur” di sini ialah seluruh kitab yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi-Nya. Sebahagian ahli tafsir mengartikan dengan kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud u dengan demikian “Adz Dzikr” artinya adalah kitab Taurat.

TAFSIR :

Sesungguhnya Kami telah menuliskan dalam kitab-kitab yang diturunkan, sesudah dituliskan dalam al-Lauh al-Mahfuzh, bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba Allah yang shalih yang melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka, dan menjauhi apa yang mereka dilarang darinya, yaitu umat Muhammad صلی الله عليه وسلم.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*