Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Anbiyaa’ 1-5

AL-ANBIYAA’ : 1-

اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مَّعْرِضُونَ

TERJEMAH :

Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).

TAFSIR :

Sudah dekat waktu perhitungan manusia atas perbuatan yang telah mereka lakukan. Kendati demikian, orang-orang kafir hidup dalam keadaan lalai dari hakikat ini, lagi berpaling dari peringatan tersebut.

AL-ANBIYAA’ : 2-

مَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مَّن رَّبِّهِم مُّحْدَثٍ إِلَّا اسْتَمَعُوهُ وَهُمْ يَلْعَبُونَ

TERJEMAH :

Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Qur’an pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,

TAFSIR :

Tidak ada sedikitpun yang diturunkan dari al-Qur’an yang dibacakan kepada mereka, untuk memperbaharui peringatan terhadap mereka, melainkan mereka mendengarnya dengan bermain-main dan melecehkan.

AL-ANBIYAA’ : 3-

لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْ وَأَسَرُّواْ النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُواْ هَلْ هَذَا إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ

TERJEMAH :

(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu [952], padahal kamu menyaksikannya?”

[952] Yang mereka maksud dengan sihir di sini ialah ayat-ayat Al Qur’an.

TAFSIR :

Hati mereka lalai dari al-Qur’an yang mulia, sibuk dengan dunia berikut kesenangannya yang sia-sia, tidak memahami isinya. Bahkan orang-orang yang zhalim dari kalangan kaum Quraisy telah bersepakat atas perkara rahasia, yaitu menyiarkan apa yang dapat menghalangi manusia dari beriman kepada Muhammad صلی الله عليه وسلم, bahwa dia adalah manusia biasa seperti mereka tanpa ada perselisihan sedikit pun dari mereka, dan bahwa apa yang dibawanya berupa al-Qur’an adalah sihir. Jadi, bagaimana mungkin kalian dating kepadanya dan mengikutinya, padahal kalian melihat sendiri bahwa ia adalah manusia biasa seperti kalian??

AL-ANBIYAA’ : 4-

قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاء وَالأَرْضِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

TERJEMAH :

Berkatalah Muhammad (kepada mereka): “Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

TAFSIR :

Nabi صلی الله عليه وسلم mengembalikan urusannya kepada Rabb-nya seraya berkata : Rabbku mengetahui semua perkataan di langit dan bumi. Dia mengetahui pembicaraan yang kalian rahasiakan, dan Dia Maha Mendengar perkataan kalian, lagi Maha Mengetahui keadaan kalian. Ini berisikan teguran dan ancaman terhadap mereka.

AL-ANBIYAA’ : 5-

بَلْ قَالُواْ أَضْغَاثُ أَحْلاَمٍ بَلِ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌ فَلْيَأْتِنَا بِآيَةٍ كَمَا أُرْسِلَ الأَوَّلُونَ

TERJEMAH :

Bahkan mereka berkata (pula): “(Al Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu mu’jizat, sebagai-mana rasul-rasul yang telah lalu di-utus”.

TAFSIR :

Bahkan orang-orang kafir mengingkari al-Qur’an. Di antara mereka ada yang mengatakan : Al-Qur’an itu adalah mimpi-mimpi yang tidak mengandung arti, tidak ada kenyataannya. Ada yang mengatakan : Al-Qur’an itu hanya diada-adakan dan dusta, bukan wahyu. Ada pula yang mengatakan : Sesungguhnya Muhammad itu penyair, dan al-Qur’an yang dibawanya itu adalah syair. Jika ia ingin supaya kami membenarkannya, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kami suatu mukjizat yang nyata, seperti unta nabi Shalih, mukjizat-mukjizat Musa dan Isa, serta mukjizat-mukjizat yang dibawa oleh Rasul-rasul sebelumnya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*