Tafsir Al-Muyasar Surat Al-An”am 81-90

AL AN AM : 81

وَكَيْفَ أَخَافُ مَا أَشْرَكْتُمْ وَلاَ تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُم بِاللّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا فَأَيُّ الْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِالأَمْنِ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Terjemah :
Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukanNya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak memperoleh keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui? [490]
________________________________________
[490] Setelah diperlihatkan Allah kepada Nabi Ibrahim u tanda-tanda keagungan-Nya dan dengan itu teguhlah imannya kepada Allah (ayat 75), maka Ibrahim, memimpin kaumnya kepada tauhid dengan mengikuti alam pikiran mereka untuk kemudian dibantahnya.
Tafsir :
Mana mungkin aku takut kepada berhala-berhala kalian sedangkan kalian sendiri tidak takut kepada Allah yang menciptakan kalian, menciptakan berhala yang kalian angkat sebagai sekutu bagi Allah dalam ibadah, tanpa ada hujjah apa pun dalam hal ini? Siapa dari kedua kubu : kubu orang-orang musyrikin atau kubu orang-orang yang bertauhid yang lebih berhak meraih ketenangan, keselamatan dan keamanan dari siksa Allah? Bila kalian mengetahui kebenaran apa yang aku katakan maka kabarkan kepadaku.

AL AN AM : 82

الَّذِينَ آمَنُواْ وَلَمْ يَلْبِسُواْ إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُوْلَـئِكَ لَهُمُ الأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ
Terjemah :
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Tafsir :
Orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya dan mengamalkan syariat-Nya, mereka tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itu adalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan ketenangan, mereka adalah orang-orang yang dibimbing ke jalan yang benar.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari Ubaidullah bin Zahr dari Bakar bin Sawadah berkata : Seorang musuh menyerang kaum muslimin lalu dia membunuh salah seorang dari mereka, lalu dia menyerang lagi dan membunuh lagi, lalu dia menyerang lagi dan membunuh lagi, kemudian dia berkata : Apakah setelah ini Islam masih berguna bagiku? Rasulullah صلی الله عليه وسلم menjawab : Ya. Maka dia pun memacu kudanya dan menyerang kawan-kawannya, lalu dia membunuh seorang laki-laki dari mereka, kemudian membunuh lagi dan kemudian si laki-laki tersebut pun terbunuh. Dia berkata : Mereka berpendapat bahwa ayat 82 ini turun padanya.

AL AN AM : 83

وَتِلْكَ حُجَّتُنَا آتَيْنَاهَا إِبْرَاهِيمَ عَلَى قَوْمِهِ نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَّن نَّشَاء إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
Terjemah :
Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Tafsir :
Hujjah yang dipakai oleh Ibrahim dalam mendebat kaumnya adalah hujjah yang Kami bisikkan kepada Ibrahim untuk mengalahkan hujjah mereka. Kami mengangkat siapa yang Kami kehendaki beberapa tingkat di dunia dan di akhirat. Sesungguhnya Rabbmu Maha Bijaksana dalam pengaturan makhluk-Nya, Maha Mengetahui mereka.

AL AN AM : 84

وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَقَ وَيَعْقُوبَ كُلاًّ هَدَيْنَا وَنُوحًا هَدَيْنَا مِن قَبْلُ وَمِن ذُرِّيَّتِهِ دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَى وَهَارُونَ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
Terjemah :
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir :
Kami memberi nikmat kepada Ibrahim dengan memberinya Ishaq sebagai anak dan Ya qub sebagai cucunya. Kami membimbing keduanya ke jalan yang lurus. Kami juga membimbing Nuh kepada kebenaran sebelum Ibrahim, Ishaq dan Ya qub. Kami juga membimbing anak-anak keturunan Nuh : Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun kepada jalan kebenaran. Sebagaimana Kami membalas para nabi-nabi tersebut karena perbuatan baik mereka, maka Kami pun membalas setiap pelaku kebaikan demikian.

AL AN AM : 85

وَزَكَرِيَّا وَيَحْيَى وَعِيسَى وَإِلْيَاسَ كُلٌّ مِّنَ الصَّالِحِينَ
Terjemah :
dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.
Tafsir :
Kami juga membimbing Zakariya, Yahya, Isa dan Ilyas. Mereka semuanya adalah para nabi dari kalangan orang-orang shalih.

AL AN AM : 86

وَإِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطًا وَكُلاًّ فضَّلْنَا عَلَى الْعَالَمِينَ
Terjemah :
dan Ismail, Alyasa, Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),
Tafsir :
Kami juga membimbing Ismail, al-Yasa, Yunus dan Luth. Kami telah mengunggulkan Rasul-rasul tersebut di atas manusia di zamannya.

AL AN AM : 87

وَمِنْ آبَائِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَإِخْوَانِهِمْ وَاجْتَبَيْنَاهُمْ وَهَدَيْنَاهُمْ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Terjemah :
Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
Tafsir :
Kami juga membimbing siapa yang Kami kehendaki hidayahnya dari nenek moyang mereka, anak keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami memilih mereka untuk menyampaikan agama dan risalah Kami kepada orang-orang di mana Kami mengutus mereka kepada orang-orang tersebut. Kami menunjukkan jalan yang lurus kepada mereka, jalan yang tidak bengkok, yaitu mentauhidkan Allah dan membersihkan-Nya dari syirik.

AL AN AM : 88

ذَلِكَ هُدَى اللّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاء مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
Terjemah :
Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.
Tafsir :
Hidayah itu adalah taufik dari Allah di mana Allah membimbing dengannya siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. Seandainya para nabi itu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, hanya pengandaian dan khayalan, niscaya amal mereka akan tetap batal karena Allah tidak akan menerima amal apa pun bersama syirik.

AL AN AM : 89

أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ فَإِن يَكْفُرْ بِهَا هَـؤُلاء فَقَدْ وَكَّلْنَا بِهَا قَوْمًا لَّيْسُواْ بِهَا بِكَافِرِينَ
Terjemah :
Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya.
Tafsir :
Para nabi di mana Kami memberi mereka nikmat kenabian dan hidayah, mereka adalah orang-orang yang Kami beri kitab seperti suhuf Ibrahim, Taurat Musa, Zabur Dawud, Injil Isa. Kami juga memberikan pemahaman terhadap kitab-kitab tersebut kepada mereka. Kami memilih mereka untuk menyampaikan wahyu Kami. Bila orang-orang kafir dari kaummu wahai Rasul mengingkari ayat-ayat al-Qur an ini, maka Kami telah menyerahkannya kepada kaum yang lain, yaitu orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka sampai Hari Kiamat di mana mereka adalah orang-orang yang tidak kafir kepadanya, sebaliknya mereka beriman kepadanya dan mengamalkan petunjuknya.

AL AN AM : 90

أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ قُل لاَّ أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِنْ هُوَ إِلاَّ ذِكْرَى لِلْعَالَمِينَ
Terjemah :
Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah : Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quraan). Al-Quraan itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.
Tafsir :
Para Nabi tersebut adalah orang-orang yang Allah bombing kepada agama-Nya yang haq, maka ikutilah petunjuk mereka wahai Rasul dan titilah jalan mereka. Katakan kepada orang-orang musyrikin : Aku tidak mencari ganjaran dunia dari kalian sebagai imbalan penyampaian Islam kepada kalian, karena ganjaranku di tanggung oleh Allah. Islam hanyalah mengajak manusia ke jalan yang lurus dan peringatan bagi kalian dan orang-orang yang semisal dengan kalian dari orang-orang yang tetap memegang kebatilan, agar kalian mengingat apa yang bermanfaat bagi kalian dengannya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*