Tafsir Al-Muyasar Surat Al-An”am 1-10

AL AN AM : 1

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِم يَعْدِلُونَ
Terjemah :
Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
Tafsir :
Pujian kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya yang seluruhnya adalah sifat-sifat kesempurnaan dan dengan nikmat-nikmat-Nya lahir dan batin, agama dan dunia, yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada padanya, yang menciptakan kegelapan dan cahaya dan hal itu dengan bergantinya malam dengan siang. Hal ini merupakan bukti atas keagungan Allah dan bahwa hanya Dia yang memang berhak di sembah, maka tidak seorang pun boleh mempersekutukan-Nya dengan sesuatu. Namun demikian orang-orang kafir itu tetap menyamakan dan menyekutukan Allah dengan sesuatu.

AL AN AM : 2

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٍ ثُمَّ قَضَى أَجَلاً وَأَجَلٌ مُّسمًّى عِندَهُ ثُمَّ أَنتُمْ تَمْتَرُونَ
Terjemah :
Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).
Tafsir :
Allah yang menciptakan bapak kalian Adam dari tanah sedangkan kalian adalah anak keturunannya. Kemudian Allah menulis ajal waktu keberadaan kalian di kehidupan dunia ini. Dia juga menulis ajal yang lain yang tertentu namun hanya Dia yang mengetahuinya, yaitu ajal Hari Kiamat. Kemudian setelah ini kalian meragukan kekuasaan Allah dalam membangkitkan setelah kematian.

AL AN AM : 3

وَهُوَ اللّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الأَرْضِ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ
Terjemah :
Dan Dialah Allah (yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
Tafsir :
Allah adalah Rabb yang disembah dengan haq di langit dan di bumi. Di antara bukti ilahiyah-Nya adalah bahwa Dia mengetahui segala apa yang kalian sembunyikan wahai manusia dan apa yang kalian tampakkan. Dia mengetahui segala amal perbuatan kalian, yang baik dan yang buruk, maka dari itu hanya Allah-lah Rabb yang berhak disembah.

AL AN AM : 4

وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ آيَةٍ مِّنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلاَّ كَانُواْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
Terjemah :
Dan tidak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat [458] Tuhan sampai kepada mereka, melainkan mereka selalu berpaling dari padanya (mendustakannya).
________________________________________
[458] Ayat di sini berarti mujizat atau ayat Al-Quraan atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam alam yang menunjukkan kekuasaan Allah.
Tafsir :
Orang-orang kafir yang mempersekutukan Allah dengan selain-Nya, mereka telah menerima segala bukti dan hujjah atas keesaan Allah dan kebenaran Muhammad صلی الله عليه وسلم sebagai Nabi dan apa yang dibawanya. Akan tetapi begitu bukti tersebut datang kepada mereka, mereka pun langsung berpaling dan menolaknya, mereka tidak beriman kepadanya.

AL AN AM : 5

فَقَدْ كَذَّبُواْ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءهُمْ فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ أَنبَاء مَا كَانُواْ بِهِ يَسْتَهْزِؤُونَ
Terjemah :
Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang haq (Al-Quraan) tatkala sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
Tafsir :
Orang-orang kafir itu mengingkari kebenaran yang dibawa oleh Muhammad صلی الله عليه وسلم dan meremehkan ajakannya. Mereka berbuat demikian karena mereka tidak mengetahui Allah dan tertipu oleh penundaan yang Dia berikan. Mereka akan melihat bahwa ternyata apa yang mereka remehkan itu adalah kebenaran dan kejujuran. Allah menjelaskan kepada orang-orang yang mendustakan kebohongan dan kedustaan mereka dan akan membalas mereka atasnya.

AL AN AM : 6

أَلَمْ يَرَوْاْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ مَّكَّنَّاهُمْ فِي الأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّن لَّكُمْ وَأَرْسَلْنَا السَّمَاء عَلَيْهِم مِّدْرَارًا وَجَعَلْنَا الأَنْهَارَ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُم بِذُنُوبِهِمْ وَأَنْشَأْنَا مِن بَعْدِهِمْ قَرْنًا آخَرِينَ
Terjemah :
Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.
Tafsir :
Apakah orang-orang yang mengingkari keesaan Allah dan bahwa hanya Dia yang berhak disembah dan mendustakan Rasul-Nya Muhammad صلی الله عليه وسلم tidak mengetahui apa yang telah menimpa umat-umat yang mendustakan sebelum mereka,umat-umat itu celaka dan binasa. Kami tidak memberi mereka keuasaaan di muka bumi yang Kami berikan kepada kalian wahai orang-orang kafir. Kami melimpahkan nikmat kepada mereka dalam bentuk hujan dan mengalirnya sungai-sungai di bawah tempat tinggal mereka sebagai penundaan dan istidraj dari Allah kepada mereka, lalu mereka mengingkari nikmat-nikmat Allah dan mendustakan para Rasul. Maka Kami membinasakan mereka akibat dari dosa-dosa mereka, dan Kami menghidupkan umat-umat yang lain sesudah mereka untuk memakmurkan bumi.

AL AN AM : 7

وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتَابًا فِي قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ بِأَيْدِيهِمْ لَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُواْ إِنْ هَـذَا إِلاَّ سِحْرٌ مُّبِينٌ
Terjemah :
Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat menyentuhnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang kafir itu berkata: Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
Tafsir :
Seandainya Kami menurunkan kepada-Mu wahai Rasul sebuah kitab dari langit lalu orang-orang musyrikin itu menyentuhnya dengan tangan mereka, maka mereka akan berkata : Sesungguhnya apa yang kamu bawa wahai Rasul adalah sihir yang nyata.

AL AN AM : 8

وَقَالُواْ لَوْلا أُنزِلَ عَلَيْهِ مَلَكٌ وَلَوْ أَنزَلْنَا مَلَكًا لَّقُضِيَ الأمْرُ ثُمَّ لاَ يُنظَرُونَ
Terjemah :
Dan mereka berkata: Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) malaikat [459]? dan kalau Kami turunkan (kepadanya) malaikat, tentulah selesai urusan itu [460], kemudian mereka tidak diberi tangguh (sedikitpun).
________________________________________
[459] Maksudnya: untuk menerangkan bahwa Muhammad r itu seorang nabi.
[460] Maksudnya: kalau diturunkan kepada mereka malaikat, sedang mereka tidak juga beriman, tentulah mereka akan diazab Allah seketika, sehingga mereka binasa semuanya.
Tafsir :
Orang-orang musyrikin itu berkata : Mengapa Allah tidak menurunkan malaikat dari langit kepada Muhammad صلی الله عليه وسلم agar dia membenarkan kenabian yang dibawanya. Kalau Kami menurunkan malaikat dari langit untuk memenuhi permintaan orang-orang musyrikin itu, niscaya perkara pembinasaan mereka ditetapkan, mereka tidak akan diberi kesempatan untuk bertaubat. Sebelumnya Allah telah mengetahui bahwa mereka tidak beriman.

AL AN AM : 9

وَلَوْ جَعَلْنَاهُ مَلَكًا لَّجَعَلْنَاهُ رَجُلاً وَلَلَبَسْنَا عَلَيْهِم مَّا يَلْبِسُونَ
Terjemah :
Dan kalau Kami jadikan rasul itu malaikat, tentulah Kami jadikan dia seorang laki-laki dan (kalau Kami jadikan ia seorang laki- laki), tentulah Kami meragu-ragukan atas mereka apa yang mereka ragu-ragukan atas diri mereka sendiri [461].
________________________________________
[461] Maksudnya: kalau Allah mengutus seorang malaikat sebagai rasul, tentu Allah mengutusnya dalam bentuk seorang manusia, karena manusia tidak dapat melihat malaikat, dan tentu juga mereka akan berkata: ini bukan malaikat, hanya manusia seperti kami juga, jadi mereka akan tetap ragu-ragu.
Tafsir :
Kalau Kami menjadikan rasul yang diutus kepada mereka adalah seorang malaikat, karena mereka tidak mau menerima Muhammad صلی الله عليه وسلم, niscaya Kami akan menjadikan malaikat tersebut dalam wujud manusia agar mereka bisa mendengar darinya dan berbincang dengannya. Karena mereka tidak mungkin bisa melihat Malaikat dalam wujudnya. Bila malaikat datang kepada mereka dalam wujud manusia, niscaya mereka tidak membedakan antara manusia yang merupakan manusia, dengan manusia yang merupakan wujud dari malaikat. Dan hal seperti ini tidak terjadi pada Muhammad صلی الله عليه وسلم.

AL AN AM : 10

وَلَقَدِ اسْتُهْزِىءَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُواْ مِنْهُم مَّا كَانُواْ بِهِ يَسْتَهْزِؤُونَ
Terjemah :
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka.
Tafsir :
Karena permintaan mereka diturunkannya malaikat hanya sebatas pelecehan terhadap Muhammad صلی الله عليه وسلم, maka Allah menjelaskan bahwa pelecehan terhadap para Rasul bukanlah perkara baru. Orang-orang kafir sebelum itu sudah melecehkan nabi-nabi mereka, maka siksa dari Allah yang mereka ingkari dan lecehkan sebelumnya benar-benar menimpa mereka.

 

 

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*