Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ahzab 56-60

AL-AHZAB : 56-

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi [1230]. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya [1231].

[1230] “Bershalawat” artinya: kalau dari Allah berarti memberi rahmat: dari malaikat berarti memintakan ampunan dan kalau dari orang-orang mu’min berarti berdo’a supaya diberi rahmat seperti dengan perkataan:”Allahuma shalli ala Muhammad”.
[1231] Dengan mengucapkan perkataan seperti:”Assalamu’alaika ayyuhan Nabi” artinya: semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi.

TAFSIR :

Sesungguhnya Allah menyanjung Nabi di sisi para malaikat yang dekat kepada-Nya, para malaikat kuga menyanjung Nabi dan mendoakannya. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya dan mengamalkan syariat-Nya!! Bershalawat dan bersalamlah kepada Nabi sebagai penghormatan dan pengagungan. Sifat shalawat Nabi ditetapkan dalam sunnah dalam beberapa riwayat, di antaranya adalah : Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau memberikan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia.

AL-AHZAB : 57-

إِنَّ الَّذِينَ يُؤْذُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِينًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya [1232]. Allah akan mela’natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

[1232] “Menyakiti Allah dan rasul-rasulNya”, yaitu melakukan perbuatan- perbuatan yang tidak di ridhai Allah dan tidak dibenarkan rasul- Nya; seperti kufur, mendustakan kenabian dan sebagainya.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dengan kesyirikan atau kemaksiatan-kemaksitan lainnya, dan menyakiti Rasulullah dengan kata-kata dan perbuatan, Allah menjauhkan dan mengusir mereka dari segala kebaikan di dunia dan di akhirat. Dan Allah menyiapkan untuk mereka siksa yang menghinakan mereka dan merendahkan mereka di akhirat.

AL-AHZAB : 58-

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

TERJEMAH :

Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.

TAFSIR :

Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang Mukmin baik laki-laki maupun perempuan dengan kata-kata maupun perbuatan tanpa dosa yang mereka lakukan, maka mereka telah melakukan dusta yang paling buruk, melakukan dosa yang paling jahat, dengannya mereka berhak dihukum setimpal di akhirat.

AL-AHZAB : 59-

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

TERJEMAH :

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya [1233] ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[1233] Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

TAFSIR :

Wahai Nabi, katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita kaum mukminin agar mereka menjulurkan kain-kain mereka dari kepala ke wajah mereka untuk menutupi wajah mereka, kepala dan dada mereka. Hal ini lebih dekat kepada keterjagaan dan perlindungan sehingga mereka tidak beresiko diganggu atau dijahili. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang di mana Dia mengampuni apa yang telah berlalu dari kalian, Dia menyayangi kalian dengan apa yang Dia jelaskan, mana yang halal dan mana yang haram.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Saad dalam ath-Thabaqat meriwayatkan dari Abu Malik berkata : Istri-istri Nabi keluar pada malam hari untuk hajat mereka, lalu ada beberapa orang munafik yang mencegat dan mengganggu mereka, maka merekapun dilaporkan kepada Nabi, orang-orang munafik itu berkata : Kami biasa melakukannya kepada hamba sahaya. Maka turun ayat 59 ini.

AL-AHZAB : 60-

لَئِن لَّمْ يَنتَهِ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْمُرْجِفُونَ فِي الْمَدِينَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لَا يُجَاوِرُونَكَ فِيهَا إِلَّا قَلِيلًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang- orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar,

TAFSIR :

Bila orang-orang yang menampakkan iman dan menyembunyikan kekufuran, orang-orang yang memendam keragu-raguan dan kebimbangan dalam hati mereka, dan orang-orang yang menyebarkan berita-berita dusta di kota Rasulullah dan tidak menghentikan keburukan mereka dan kejahatan mereka, niscaya Kami akan menguasakanmu atas mereka, kemudian mereka tidak akan tinggal di dalamnya bersamamu kecuali dalam waktu yang singkat.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*