Rihlah IUTBS ke Desa Sukawangi Jonggol Bogor

Sabtu pagi, 18-19 Januari 2014 para santri, guru, dan para staf Yayasan Ibnu Umar berangkat dalam rangka Rihlah Santri Boarding. Perjalanan beriringan konvoi menggunakan 5 mobil: Avanza, Blazer, Phanter, Rush dan APV

Tempat Rihlah yang dikunjungi ini adalah rumah tinggal kediaman keluarga Abu Rouf Desa Sukawangi, Kecamatan Jonggol kabupaten Bogor.

Diantara para guru yang ikut serta adalah Ustadz Oka Abu Mumtaaz, Ust. Iwan, Ust. Ridho, Ust. Aqsho, Ust. Asad. Diantara pengurus Yayasan yang ikut adalah Ust Abdurrahim, Pak Aly, Pak Didiet, juga turut serta dua orangtua murid yaitu Pak Toton Abu Kinan dan Abu Bagas Serta ashabul bait Abu Rouf

Perjalanan keluar dari pesantren langsung dihadang kemacetan yang cukup padat, yang pada awalnya berencana melewati ciputat lalu masuk tol lebakbulus kemudian rute di rubah melalui sarua, kp sawah, kemudian masuk Tol dari Pondok Aren. Ke 5 Pengemudi sepakat untuk tidak konvoi dan berjalan sendiri-sendiri kemudian berkumpul pada cek point setelah keluar gerbang cibubur.

Sepanjang jalan tol JORR dan jagorawi cukup padat , kemudian pada bertemu di keluar tol cibubur kita sepakat untuk shalat dan makan siang di Jonggol Farm, tempat budidaya Kambing Etawa

Setiba di Jonggol farm kami melakukan shalat dzuhur dan Ashar secara jamak dan qashar di sebuah masjid besar nan megah dan terbuka. Masjid ini dibuat tanpa dinding, hanya atap/lantai dan tiang-tiang besi konstruksi. Dari dalam masjid yang terbuka kita langsung dapat melihat pemandangan perbukitan Jonggol nan asri.

  masjid31     memotret-fotographer

 

Jonggol Farm ini terletak dekat dari pusat pemerintahan kecamatan Jonggol kurang lebih 30 KM dari gerbang Tol cibubur

 

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Hari sudah mulai sore dan perjalanan masih jauh bahkan dengan kondisi mendaki.

Kejadian lucu terjadi ketika berhenti di sebuah minimarket, dimana 3 mobil terpisah dari 2 mobil di depannya, padahal baru saja start keluar dari parkiran minimarket. Alhamdulillah tidak berlangsug lama dan bisa berkonvoi lagi.

kondisi jalan yang sempit berliku dan naik turun merupakan kenikmatan sendiri. Bila di Kota Jonggol tadi udara sudah terasa segar namun tidak dingin tetapi setelah perjalanan kali ini udara terasa mulai menusuk tulang. Rombongan sempat berhenti di pinggir jalan yang memiliki view yang sangat indah pada bagian kanan terdapat bukit berbatu yang cukup tinggi, sementara pemandangan ke kiri adalah kumpulan pengunungan yang tampak indah. Beberapa ikhwan sempat mengabadikan mo

ment ini. 

gunung-batu-300x200
gunungbatu2-300x200

Dalam perjalanan ini kami melewati Pondok Pesantren Islam Internasional Al-Andalus yang dipimpin oleh Ustadz Ali Saman Lc. MA.  Pesantren ini terletak tepat di jalan yang berkelok-kelok seperti ular sedang berjalan.

Perjalanan terus menelusuri pegunungan dan perbukitan. Masya Allah, betapa indahnya ciptaan Allah ini. Perjalanan kembali berhenti di sebuah titik dimana warga setempat menyebutnya sebagai Puncak 2. Di Sini kita beristirahat sejenak dimana mobil APV perlu untuk diisi bahan bakar di spbu eceran. Tidak disangka bila Jonggol yang dimaksud jauh dari jonggol kota.

Berhenti di Puncak 2 kali ini cukup lama karena menunggu salah satu mobil rombongan tertinggal mengalami kendala overheat. Alhamdulillah bisa diatasi dengan mengisi cairan radiator yang kurang.

Di pinggir sebuah jalan rombongan sempat berhenti dan membeli beberapa buah dan sayuran. Disampaikan oleh Abu Rouf bahwa perjalanan tinggal belok kiri di persimpangan depan dan tidak jauh lagi di depan

Setelah selesai berbelanja perjalanan dilanjutkan kembali, mobil panther mengambil jalan lurus dan tidak mengambil jalan ke kiri… Astaghfirullah. nyasar jilid 2 terjadi, apalagi Pak Toton Abu Kinan sangat cepat dan gesit dalam mengemudi panther miliknya. Cukup kewalahan juga APV mengejarnya…. setalah 2-3 km barulah bisa terkejar. Padahal jalanan sempit- naik turun, berkabut, dan jarak pandang yang sangat dekat, hanya 5-7 meter saja.

Waktu malam sudah datang. Akhirnya semua pun dapat berkumpul dan tiba di tujuan, mengecek dan mengeluarkan semua barang bawaan. Ternyata perkiraan penulis bahwa rombongan sudah sampai di tempat tujuan salah besar. Ternyata belum sampai. Ini hanya tempat parkir mobil saja. Perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki lagi sekitar 1-2 km dengan kondisi jalan yang naik turun, berbatu dan beberapa tempat yang licin bertanah sehingga mobil tidak dapat masuk

santri

????????????????????????????????????

masjid2

 

Keesokan paginya para santri dan beberapa guru/ustadz melakukan hiking keliling wilayah pengunungan dipandu oleh Rouf dan 2 pegawai perkebunan. Mereka sagat riang gembira dan berenang di sebuah sungai yang sangat jernih

Jam 14.00 setelah para santri kembali, kita semua makan siang dan mulai berkemas untuk pulang kembali ke pesantren di pamulang

Alhamdulillah. Kegiatan Rihlah ini dapat berjalan dengan baik, tanpa ada kendala dan semua dapat kembali kembali tiba di pesantren dengan selamat.

Semoga rihlah ini dapat diambil manfaatnya oleh semua santri dan menjadi fresh kembali bersemangat dalam belajar menuntut ilmu di pesantren kita.

-Sekian-

Ciputat, 2 Januari 2014 , Didiet Abu Bilal

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*