Oleh-Oleh Dari Brebes

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku semoga kita selalu diberi rahmat oleh Allah Ta’laa

Bukan telur asin atau bawang merah yang saya akan berikan pada anda, tetapi cerita sebuah pondok yang in syaa Allah Ta’ala berusaha komitmen mendidik anak-anak Indonesia untuk menghafal Al Quran dan bahkan diantara yang sudah hafidz 30 juz ditingkat smp akan meneruskan dengan hafalan yang bersanad dari beberapa jenis bacaan. Diantaranya ada yang berusaha menghafalkan Shahih Bukhari dan Shahih Muslim in syaa Allah.
Nama pondoknya adalah Ma’had Imam Asy Syafi’i, Brebes.

Sudah selayaknya kita tidak sekedar menghafal Al Quran tetapi juga harus mencoba mengamalkan isinya semampunya dengan pemahaman yang benar.Agar kiranya diri kita menjadi Ahlu al Quran atau Ahlu Allah Ta’alaa.

Semoga Allah Ta’alaa mudahkan urusan kita semua.Aamiin

Siapakah Ahlu al Quran atau Ahlu Allah Ta’alaa?

Silahkan baca hadits ini
===mulai kutipan===
Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ قَالُوا : مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : أَهْلُ الْقُرْآنِ هُمْ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihanNya” (HR. Ahmad, hadits Shahih)

Simak penjelasan Syaikh Shalih Al-Fauzan –hafizhahullah– berikut:

“Yang dimaksud ahlul qur’an bukan orang yang sekedar menghafal dan membacanya saja. Ahlul qur’an (sejati) adalah yang mengamalkannya, meskipun ia belum hafal Qur’an. Orang-orang yang mengamalkan Al-Qur’an; menjalankan perintah dan menjauhi larangan, serta tidak melanggar batasan-batasan yang digariskan Al-Qur’an, mereka itulah yang dimaksud ahlul qur’an, keluarga Allah serta orang-orang pilihannya Allah. Merekalah hamba Allah yang paling istimewa.

Adapun orang yang hafal Al-Qur’an, membaguskan bacaan Qur’an nya, membaca setiap hurufnya dengan baik. Namun jika ia menyepelekan batasan-batasan yang digariskan Al-Qur’an, ia bukan termasuk dari ahlul qur’an. Tidak pula termasuk dari orang-orang khususnya Allah.

Jadi ahlul qur’an adalah orang yang berpedoman dengan Al-Qur’an (dalam gerak-gerik kehidupannya), ia tidak menjadikan selain Al-Qur’an sebagai panutan. Mereka mengambil fiqih, hukum-hukum dari Al-Qur’an, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam beragama..”.
===selesai kutipan hadits dan terjemahannya sumber muslim.or===

Catatan penting

1. Maksud Ahlu Al Quran adalah orang yang berpedoman pada hadits atau sunnah bukan seperti golongan ingkaru sunnah yang berpedoman pada Al Quran saja jika seperti ini sebenarnya mereka adalah musuh Al Quran dan mereka orang yang sangat bodoh dengan Al Quran.

2. Tidak termasuk Ahlu al Quran orang yang belajar dengan metode orientalis, karena banyaknya penyimpangan dan penyelewengan dari segi makna bahasa atau tinjauan hukum.

3. Tidak termasuk Ahlu Al Quran golongan syi’ah rafidho yang bahkan menyatakan Al Quran yang ada tidak kumplit dan mereka menunggu Mushaf Fatimah radhiallahu anha

4. Tidak termasuk Ahlu Al Quran golongan khawarij karena dangkalnya kefahamannya terhadap Al Quran bahkan menggunakan ayat-ayat yang ditujukan kepada orang kafir tetapi mereka gunakan untuk mengkafirkan kaum muslimin.

Dan lain lainnya yang telah ulama fatwakan yang tidak mungkin disebutkan semuanya.

Wallahu a’alam
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*