Makan Tidak Makan Kumpul

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku semoga kita selalu diberi rahmat oleh Allah Ta’laa

Anak dan orang tua mempunyai ikatan bathin yang kuat.Hubungan darah dan hubungan rahim juga. Sehingga judul di atas sering kita dengar indahnya berkumpul antara sanak saudara, apalagi yang jauh dari perantauan, di hari raya, di saat walimahan disaat kita berbahagia bersama. Sehingga ada istilah “makan tidak makan kumpul”..ya kita berjumpa karena ingin mendengar berita gembiranya atau menghibur dari kesedihannya…atau yang lainnya.

Pastinya seorang ayah atau ibu yang telah melahirkan anaknya ingin segera berjumpa…jika anaknya jauh dirantau, atau di pondok atau lainnya…itulah fitrah yang sehat…karena perasaan itu ada.

Andaikan ada pada suatu keluarga mereka harus berpisah karena keadaan dan situasai pastinya mereka berdoa agar dikumpulkan bersama di surga. Doa yang indah yang harus kita ucapkan agar kita selalu dikumpulkan dengan keluarga dan orang-orang yang shalih. Biarlah mungkin di dunia seseorang berpisah dengan ayah ibunya tetapi berdoalah agar jumpa di surga.

Perlu kita ketahui ada kumpul-kumpul yang abadi yang perlu kita pertahankan…
Setelah setiap diri berpisah karena kematian, karena alam barzakh hari kiamat, yaumul hisab dst…
Allah Ta’ala berfirman

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ
Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apayang dikerjakannya.
[ath-Thûr/52:21]

Dalam ayat diatas dijelaskan

1.Orang yang beriman dan anak cucunya beriman.Ini adalah syarat, jika ada salah satunya yang meninggal dalam kekafiran atau kemusyrikan maka mereka tidak akan berjumpa. Karena yang satu di surga yang satu di neraka dua tempat yang sangat berbeda.

2. Orang beriman berjumpa dengan amal amal yang mereka bawa dan tidak dikurangi sedikitpun amalan mereka.

3. Setiap orang terikat dengan amalannya. Ayat ini sangat agung karena kumpulnya kita nanti berdasarkan amal yang diterima Allah Ta’ala, boleh jadi kalau di dunia ada anggota keluarga yang dianggap rendah status sosialnya tetapi dia mempunyai amal-amal disisi Allah Ta’ala yang sangat mulia maka dia akan menduduki posisi yang tinggi dalam pertemuan yang kekal nanti.

Demikianlah nasehat ini untuk diri dan keluarga semoga kiranya bermanfaat untuk kaum muslimin dan muslimat lainnya. Aamiin.

Wallahu a’lam
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*