Luasnya Ilmu vs Pendeknya Usia

Bismillah

Wahai diri…
Sadarlah…waktu terus berlalu..
Usia bertambah…sedang ilmu belum lagi tergapai…jika ilmu bagai lautan luas…maka setetes airnya belum lagi menyentuh kulit..

Saudaraku yang semoga Allah Ta’alaa merahmati kita semua

Jika kita menggambarkan diri kita dalam mengejar ilmu syar’i …bagai keong siput berlomba dengan pesawat terbang…
Yaa itulah sebenarnya yang kita alami…

Dahulu seorang ulama mencari satu hadits harus berjalan siang dan malam selama sebulan…

Anda tahu berapa hadits shahih? Di Kitab Bukhari,Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dllnya? Banyak sekali ribuan jumlahnya…sudahkah kita membacanya? Atau mencoba membacanya?..

Atau mungkin kita akan membaca tafsir saja …silahkan.. karena Al Quran yang ditafsirkan dengan benar maka akan terdapat hadits2 nabi yang shahih…tafsir yang terbaik adalah ibnu katsir, as sa’di,…dan lain lainnya…alhamdulillah sudah ada terjemahannya maka cari kitabnya dan tetap belajar bahasa arabnya…agar tidak taklid kepada penterjemah dan melihat kitab aslinya jika mampu agar dapat melihat bagian mana yang dipotong oleh penterjemah…dan yang ditinggalkannya..bahkan kadang jauh dari kitab aslinya…

Alhamdulillah dunia tekhnologi modern membantu mempersingkat tenaga dan waktu..ada aplikasi android dengan berbagai jenis..ada maktabah syamilah…ada maktabah ilmiyah…website yang bermanfaat dari para ulama…kajian kajian di sekitar kita…rekaman audio video, radio dan tv islami,dauroh masyayekh,kunjungan ulama besar…semua penuh ilmu…tinggal diri kita ini…mau atau tidak memanfaatkannya..

Karena hadits di bawah ini menggambarkan bahwa adanya ulama dikalangan kita untuk menjelaskan agama Allah Ta’alaa menjelaskan agama islam yang benar dan menjelaskan penyimpangannya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

يَحْمِلُ هَذَا الْعِلْمَ مِنْ كُلِّ خَلَفٍ عُدُوْلُهُ، يَنْفُوْنَ عَنْهُ تَحْرِيْفَ الْغَالِيْنَ، وَانْتِحَالَ الْمُبْطِلِيْنَ، وَتَأْوِيْلَ الْجَاهِلِيْنَ.

“Ilmu ini akan dibawa oleh para ulama yang adil dari tiap-tiap generasi. Mereka akan memberantas penyimpangan/perubahan yang dilakukan oleh orang-orang yang ghuluw (yang melampaui batas), menolak kebohongan pelaku kebathilan (para pendusta), dan takwil orang-orang bodoh.”
[Hasan lighairihi: Diriwayatkan oleh al-‘Uqaily dalam adh-Dhu’afaa-ul Kabir, Ibnu Abi Hatim dan lainnya.Hadits ini saya kutip dari tulisan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas].

Hadits ini kita coba fahami secara ringkas

1.Ulama yang adil dan kokoh ke ilmuannya yang patut kita ambil. Pada generasi kita ini ialah Syeikh Abdul Aziz bin Baz, Syeikh Muhammad Naashiruddin Al Albany, Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Syeikh Abdul Muhsin Al Abaad dan lain lainnya…

2.Mereka menjelaskan agama islam dengan dalil2 di kitab2 mereka serta meluruskan kefahaman yang menyimpang..tentang Tauhid, tentang Nabi, tentang jihad. Mereka mengupas kesesatan syiah, khawarij, tarekat dll. Sehingga umat islam selamat dari tipu daya golongan yang menyimpang tsb.

3.Para ulama juga menjelaskan keadaan hadits yang shahih, hasan yang dapat diterima, mereka juga menjelaskan hadits yang sangat lemah dan yang dusta atau maudhu hadits palsu yang kita harus tinggalkan.

Itulah manfaat mempelajari islam dengan benar melalui para ustadz yang benar aqidah dan manhajnya yang memahami Al Quran dan Assunnah dengan kefahaman salaf ash shalih.
Jangan sampai mempelajari islam melalui ustadz2 kondang yang tidak jelas ke ilmuannya baik manhaj apalagi aqidahnya…yang mengutip hadits tanpa dia ketahui apakah hadits tersebut shahih atau dhaif atau maudhu…
Setelaha itu dia juga harus memahami hadits tersebut dengan benar..

Mari kita terus menuntut ilmu syar’i di sisa usia kita ini sampai ajal menjemput dan tinggalah badan yang kaku dimana tangan tak mampu lagi menulis satu hurufpun…lidah tak lagi berucap satu kata pun…mata tak melihat kalimat…tinggalah penyesalan…yang tak berguna…ingatlah perkataan Imam Ahmad bin Hambal…

Ma’a mahbarah ila al maqbarah…
Dengan tinta ini sampai quburan…

Artinya sang Imam selalu semangat menuntut ilmu sampai wafat…

Semoga kita termasuk orang yang mendapat hidayah taufik hidayah menuntut ilmu syar’i dan mengamalkannya…karena Allah Ta’alaa saja..aamiin.

Wallahu a’lam
===
Allahumma shalli wasallim alaa Rasulillah Muhammad shalallahu alaihi wasallam
Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajmaiin.

Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*