***Hadits Ramadhan 5*** **Satu Hari Satu Hadits SHSH**

Bab: Kafarah Puasa

No. Hadist: 1762

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا جَامِعٌ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مَنْ يَحْفَظُ حَدِيثًا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْفِتْنَةِ قَالَ حُذَيْفَةُ أَنَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَجَارِهِ تُكَفِّرُهَا الصَّلَاةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ قَالَ لَيْسَ أَسْأَلُ عَنْ ذِهِ إِنَّمَا أَسْأَلُ عَنْ الَّتِي تَمُوجُ كَمَا يَمُوجُ الْبَحْرُ قَالَ وَإِنَّ دُونَ ذَلِكَ بَابًا مُغْلَقًا قَالَ فَيُفْتَحُ أَوْ يُكْسَرُ قَالَ يُكْسَرُ قَالَ ذَاكَ أَجْدَرُ أَنْ لَا يُغْلَقَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ فَقُلْنَا لِمَسْرُوقٍ سَلْهُ أَكَانَ عُمَرُ يَعْلَمُ مَنْ الْبَابُ فَسَأَلَهُ فَقَالَ نَعَمْ كَمَا يَعْلَمُ أَنَّ دُونَ غَدٍ اللَّيْلَةَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepada kami Jami’ dari Abu Wa’il dari Hudzaifah radliallahu ‘anhu berkata;

“Pada suatu hari ‘Umar radliallahu ‘anhu berkata:

“Siapa yang masih hafal hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang masalah fitnah?

Hudzaifah berkata:

“Aku mendengarnya saat Beliau bersabda:

“Yaitu suatu fitnah seseorang dalam keluarganya, harta, anak dan tetangganya. Namun fitnah itu akan terhapus oleh shalat, shaum. shadaqah”.

‘Umar berkata:

“Aku bertanya bukan masalah itu. Tapi aku bertanya tentang fitnah yang meluas seperti melubernya air lautan.

Hudzaifah berkata:

“Sesungguhnya selain itu ada satu pintu”.

‘Umar bertanya: “Pintu itu terbuka atau sudah rusak?”.

Hudzaifah berkata:

“Pintu yang rusak”.

‘Umar berkata: “Kalau begitu pintu itu tidak akan bisa ditutup hingga hari qiyamat”.

Maka kami berkata, kepada Masruq:

“Tanyakanlah kepadanya apakah ‘Umar mengerti siapa yang dimaksud dengan pintu itu”.

Hudzaifah berkata:

“Ya, dia mengerti. Sebagaimana mengertinya dia bahwa setelah besok pasti malam hari”.

(HR Bukhari, 3321,6567, versi Fathul Bari 1895,Muslim 5150)

Keterangan hadits

1.Puasa dapat mengahpus fitnah seseorang terhadap keluarga, harta, anak, tetangga.
Secara umum ada beberapa pelanggaran yang dapat ditebus yang tidak ada dalam amalan lain adalah ; Allah menjadikannya sebagai kafarat bagi orang yang memotong rambut kepalanya (ketika haji) karena ada udzur sakit atau penyakit di kepalanya, kafarat bagi yang tidak mampu memberi kurban, kafarat bagi pembunuh orang kafir yang punya perjanjian karena membatalkan sumpah, atau yang membunuh binatang buruan di tanah haram dan sebagai kafarat zhihar.

( ringkasan dari artikel KEUTAMAAN PUASA Oleh
Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly,Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid,almanhaj)

2.Hadits ini menjelaskan tentang fitnah terbunuhnya Umar radhiallahu anhu dengan penjelasan dari perawi.Terbukanya fitnah dengan terbunuhnya beliau adalah merupakan berita nubuwah dari Nabi shallallahu alaihi wasallam.
Karena pembahasan kita adalah puasa maka dalam hal ini kita cukupkan sampai disini saja.
Bagi anda yang ingin lebih jauh membahas masalah fitnah silahkan baca artikel dengan judul PERPECAHAN SEBAGAI SUNNAH KAUNIYAH
Tulisan ini mengacu pada muhadharah Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman di Surabaya. Disusun secara bebas dengan dirujukkan ke beberapa kitab,
oleh Ahmas Faiz bin Asifuddin, almanhaj.Sangat bermanfaat.

=====
Untuk bergabung

Group WA
Kirim dengan format==»» gabung SHSH
ke no 081212837394

Pengguna Telegram alamat di bawah ini

SHSatuHadits

BBM 5438E62A

Pengguna facebook silahkan kunjungi

https://www.facebook.com/groups/HaditsNabi/

https://www.facebook.com/Shahih-Bukhari-458047030909672/
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*