DENGARKAN ANAK-ANAK ANDA

Ketika anak menghampiri untuk menuturkan apa saja yang dia alami disekolah, jangan abaikan penuturannya dengan menyalakan radio dan televisi atau bahkan asyik dengan hp. ini sangat penting baginya. lebih penting dari fikiran-fikiran yang sedang mengusik benak anda.

Ia ingin menuturkan perasaan yang ia rasa atau duka yang dia alami disekolah , atau mungkin ia ingin mengungkapkan rasa bahagia dan senang pada anda karena mendapatkan penghargaan atau reward pada hari itu.

Berikan perhatian anda jika ia memberitahukan kepada anda mendapatkan nilai sempurna pada hari itu pada ujian mata pelajaran tertentu. Doronglah ia untuk terus belajar. jangan membuatnya merasa anda tidak peduli pada hal tersebut atau pada kata-katanya.

Ketika ia menghampiri anda untuk memberitahukan apa yang terjadi disekolah, contohnya, “si fulan memukul saya disekolah”. Lalu anda berkata,” kamu yakin bukan kamu yang memukul atau menghinanya lebih dahulu?‘. Maka jaawaban ini akan menutupn pintu dialog dengannya.

Dimatanya, anda telah berubah dari seorang teman yang menjadi naungan, menjadi seorang penyidik atau hakim yang berkuasa memberikan hadiah dan hukuman.Bahkan mungkin ia menganggap anda tidak adil karena anda memeriksa pengakuan pihak korban dan berusaha mengungkap pelaku justru tidak bersalah.

Untuk itu, ketika anak berbicara kepada kedua orang tua, mereka harus memperlihatkan perhatiannya, terus berdialog, dan berusaha melawan segala kecenderungan untuk mengkritik atau tidak mempedulikan kata-katanya.

sumber: Thiflukash Shagiir hal Huwa Musykilah.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*