Daurah full day bagi Pendidik

Bismillahirrahmannirrahim

Pada 1 Januari 2014 Radio Rodja 756 AM mengadakan daurah Full day khusus bagi para pendidik dan pengelola lembaga pendidikan Islam yang menghadirkan 2 orang pembicara yaitu Ustadz Doktor Erwandi Tarmidzi MA, Hafidzahullah dan Ustadz Abu Ya’la kurnaedi, Lc. Hafidzahullah di Masjid Al-Barkah, Kompleks Radio Rodja, Kp. Tengah Cileungsi Bogor.

Dari Sekolah Ibnu Umar ikut hadir beberapa orang guru, dimana dalam acara ini juga disiarkan live oleh Radio Rodja dan Rodja TV.

Sesi pertama diadakan dalam bentuk “talk show” dengan pembicara Ustadz Doktor Erwandi Tarmidzi MA, Hafidzahullah dipandu oleh Abu Luqman dengan Materi Manajemen Pendidikan Islam.

Dalam sesi ini dibahas hal yang berkaitan dengan keadaan yang aktual terjadi di lapangan

  1. Waktu belajar yang panjang dan beban materi yang banyak idealnya dapat diminimalisir, metode tematik bisa menjadi solusinya
  2. Para pendidik yang notabene adalah mendidik manusia harus tercukupi kesejahteraannya.
  3. Perlu disadari oleh semua pihak bahwa penyelenggaraan pendidikan itu berbiaya besar/mahal.
  4. Tidak ada atau jarang dalam sejarah ada manusia yang menguasai dengan sangat ahli beberapa bidang ilmu. Hendaknya pendidikan lebih diarahkan kepada minat dan bakat.

Pada Sesi kedua ba’da dzuhur diadakan dalam bentuk kajian dengan pemateri Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. Hafidzahullah dengan materi “Bingkisan istimewa untuk para pendidik Generasi Islam”

Berikut ringkasan kajian yaitu adab yang harus diperhatikan oleh para pendidik

  1. Pengajar Memperhatikan kebersihan dan kerapihan dirinya
  2. Memasuki ruangan kelas dengan mengucapkan salam
  3. Membuka pelajaran dengan khutbatul hajat atau yang semisalnya dimana di dalamnya terdapat pujian kepada Allah
  4. Tampilkan wajah ke murid dengan wajah yang senyum dan berseri-seri. Sehingga menebarkan suasana hati yang nyaman
  5. Mengatur pertanyaan ketika belajar, siswa sebaiknya tidak bertanya tanpa seijin guru
  6. Menggunakan kalimat-kalimat baik dihadapan para murid, Apabila menjelaskan sesuatu yang salah pun tetap dengan kalimat yang baik pula.
  7. Menjauhi perkataan yang mengandung celaan
  8. Menegur murid yang tertidur
  9. Pengajar mempraktekan adab-adab islam dalam keseharian karena guru adalah copy paste bagi murid
  10. Bila dalam suatu kelas itu bercampur antara ikhwan dan akhwat, maka ikhwan ditempatkan pada barisan depan dan akhwat di belakang.

Demikian sedikit point-point ulasan daurah tersebut. wallahu ‘alam

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*