Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 46-50

AL-MU’MIN : 46-

النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

TERJEMAH :

Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang [1325], dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”.

[1325] Maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit.

TAFSIR :

Mereka tenggelam pertama kali dan binasa, kemudian di dalam kubur mereka disiksa di mana api neraka disodorkan kepada mereka di pagi dan petang hari sampai hari perhitungan amal, dan di Hari Kiamat dikatakan : Masukkanlah keluarga Fir’aun ke dalam neraka sebagai balasan atas perbuatan buruk yang mereka lakukan. Ayat ini merupakan dasar yang menetapkan adanya siksa kubur.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 41-45

AL-MU’MIN : 41-

وَيَا قَوْمِ مَا لِي أَدْعُوكُمْ إِلَى النَّجَاةِ وَتَدْعُونَنِي إِلَى النَّارِ

TERJEMAH :

Hai kaumku, bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?

TAFSIR :

Wahai kaumku, bagaimana aku mengajak kalian agar beriman kepada Alllah dan mengikuti Rasul-Nya Musa, dan dakwahku ini menyampaikan kalian kepada surga dan menjauhkan kalian dari api neraka, sementara kalian malah mengajakku kepada amal perbuatan yang membawa kepada adzab Allah dan hukuman-Nya di neraka??

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 36-40

AL-MU’MIN : 36-

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًا لَّعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَ

TERJEMAH :

Dan berkatalah Fir’aun: “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu,

TAFSIR :

Fir’aun berkata mendustakan ajakan Musa untuk mengakui ketuhanan Rabbil alamin dan berserah diri kepada-Nya : Wahai Haman, dirikanlah untukku sebuah bangunan yang tinggi, aku ingin melongok pintu langit dan menggapainya,

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 31-35

AL-MU’MIN : 31-

مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَالَّذِينَ مِن بَعْدِهِمْ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِّلْعِبَادِ

TERJEMAH :

(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.

TAFSIR :

Seperti kebiasaan kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka yang selalu mendustakan dan mengingkari, lalu Allah membinasakan mereka karena itu. Allah tidak ingin menzhalimi hamba-hamba-Nya, lalu Dia mengadzab mereka tanpa dosa yang mereka lakukan. Mahatinggi Allah dari kezhaliman dan kekurangan setinggi-tingginya.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 26-30

AL-MU’MIN : 26-

وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِي أَقْتُلْ مُوسَى وَلْيَدْعُ رَبَّهُ إِنِّي أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَن يُظْهِرَ فِي الْأَرْضِ الْفَسَادَ

TERJEMAH :

Dan berkata Fir’aun (kepada pembesar-pembesarnya): “Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”.

TAFSIR :

Fir’aun berkata kepada para pembesar kaumnya : Biarkan aku membunuh Musa, dan biarkan dia memanggil Rabbnya yang katanya Dia mengutusnya kepada kita, agar Dia bisa melindunginya dari apa yang hendak kita lakukan terhadapnya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan mengganti agama yang telah kalian pegang, atau akan menghadirkan kerusakan di bumi Mesir ini.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 21-25

AL-MU’MIN : 21-

أَوَ لَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ كَانُوا مِن قَبْلِهِمْ كَانُوا هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنَ اللَّهِ مِن وَاقٍ

TERJEMAH :

Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi [1320], maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah.

[1320] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng- benteng dan istana-istana.

TAFSIR :

Apakah orang-orang yang mendustakan risalahmu itu (wahai Rasul) tidak berjalan di muka bumi untuk melihat bagaimana akhir hidup umat-umat terdahulu sebelum mereka?? Umat-umat itu lebih dahsyat kekuatannya daripada mereka dan lebih meninggalkan bekas di muka bumi, namun kekuatan mereka yang dahsyat dan kebesaran jasad mereka itu tidak berguna bagi mereka, Allah telah menetapkan hukuman-Nya atas mereka disebabkan kekufuran mereka dan dosa-dosa yang mereka kerjakan. Mereka tidak memiliki pelindung yang bisa melindungi dan menolak adzab Allah dari mereka.

Continue reading

bagikan ini