Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 31-35

AL-MU’MIN : 31-

مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَالَّذِينَ مِن بَعْدِهِمْ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِّلْعِبَادِ

TERJEMAH :

(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.

TAFSIR :

Seperti kebiasaan kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka yang selalu mendustakan dan mengingkari, lalu Allah membinasakan mereka karena itu. Allah tidak ingin menzhalimi hamba-hamba-Nya, lalu Dia mengadzab mereka tanpa dosa yang mereka lakukan. Mahatinggi Allah dari kezhaliman dan kekurangan setinggi-tingginya.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 26-30

AL-MU’MIN : 26-

وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِي أَقْتُلْ مُوسَى وَلْيَدْعُ رَبَّهُ إِنِّي أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَن يُظْهِرَ فِي الْأَرْضِ الْفَسَادَ

TERJEMAH :

Dan berkata Fir’aun (kepada pembesar-pembesarnya): “Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”.

TAFSIR :

Fir’aun berkata kepada para pembesar kaumnya : Biarkan aku membunuh Musa, dan biarkan dia memanggil Rabbnya yang katanya Dia mengutusnya kepada kita, agar Dia bisa melindunginya dari apa yang hendak kita lakukan terhadapnya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan mengganti agama yang telah kalian pegang, atau akan menghadirkan kerusakan di bumi Mesir ini.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 21-25

AL-MU’MIN : 21-

أَوَ لَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ كَانُوا مِن قَبْلِهِمْ كَانُوا هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنَ اللَّهِ مِن وَاقٍ

TERJEMAH :

Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi [1320], maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah.

[1320] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng- benteng dan istana-istana.

TAFSIR :

Apakah orang-orang yang mendustakan risalahmu itu (wahai Rasul) tidak berjalan di muka bumi untuk melihat bagaimana akhir hidup umat-umat terdahulu sebelum mereka?? Umat-umat itu lebih dahsyat kekuatannya daripada mereka dan lebih meninggalkan bekas di muka bumi, namun kekuatan mereka yang dahsyat dan kebesaran jasad mereka itu tidak berguna bagi mereka, Allah telah menetapkan hukuman-Nya atas mereka disebabkan kekufuran mereka dan dosa-dosa yang mereka kerjakan. Mereka tidak memiliki pelindung yang bisa melindungi dan menolak adzab Allah dari mereka.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 16-20

AL-MU’MIN : 16-

يَوْمَ هُم بَارِزُونَ لَا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌ لِّمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ

TERJEMAH :

(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

TAFSIR :

Di Hari Kiamat, seluruh makhluk menghadap Rabb mereka, tiada seorang pun dari mereka yang samar bagi Allah, tiada sedikit pun amal yang dilakukan di dunia yang tidak diketahui oleh Allah. Saat itu Allah berfirman : Milik siapa kerajaan dan hak bertindak di hari ini?? Lalu Allah sendiri yang menjawab : Hanya milik Allah Yang Maha Esa dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya serta perbuatan-perbuatan-Nya, Mahakuat yang mengalahkan seluruh makhluk dengan kodrat dan kemuliaan-Nya.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 11-15

AL-MU’MIN : 11-

قَالُوا رَبَّنَا أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَى خُرُوجٍ مِّن سَبِيلٍ

TERJEMAH :

Mereka menjawab: “Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?”

TAFSIR :

Orang-orang kafir berkata : Wahai Rabb kami, matikanlah kami dua kali, saat kami masih dalam rahim ibu kami dalam bentuk setetes air sebelum ditiupkannya arwah, dan saat ajal kami di dunia telah habis. Hidupkanlah kami dua kali, di dunia saat kami lahir dan di saat kami dibangkitkan dari kubur kami. Sekarang kami mengakui kesalahan-kesalahan masa lalu kami. Adakah jalan bagi kami untuk keluar dari api neraka lalu Engkau mengembalikan kami ke dunia agar kami bisa beramal menaati-Mu?? Namun pengakuan ini sama sekali tidak berguna bagi mereka.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 6-10

AL-MU’MIN : 6-

وَكَذَلِكَ حَقَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّهُمْ أَصْحَابُ النَّارِ

TERJEMAH :

Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.

TAFSIR :

Sebagaimana hukuman-Ku telah menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para utusannya,maka ketetapanku berlaku bahwa neraka adalah tempat bagi orang-orang yang kafir.

Continue reading

bagikan ini