Category Archives: Tafsir Al Muyassar

Tafsir Al-Muyasar Surat Faathir’ 1-5

FAATHIR’ : 1-

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَّثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاء إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

TERJEMAH :

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan ma- laikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

TAFSIR :

Sanjungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya di mana seluruhnya adalah sifat-sifat kesempurnaan, dan dengan nikmat-nikmat-Nya, lahir dan batin, diniah dan duniawiyah, Pencipta langit dan bumi dan Pembuat keduanya tanpa contoh sebelumnya. Dzat yang menjadikan para malaikat sebagai utusan-utusan kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan pada apa yang Dia kehendaki dari perintah dan larangan-Nya. Di antara keagungan kuasa Allah adalah bahwa Dia menjadikan malaikat memiliki sayap-sayap, dua-dua, tiga-tiga dan empat-empat untuk terbang menyampaikan apa yang Allah tugaskan kepadanya. Dan Allah menambahkan apa yang Dia kehendaki pada penciptaan-Nya. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu yang sulit bagi-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 51-54

SABA’ : 51-

وَلَوْ تَرَى إِذْ فَزِعُوا فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا مِن مَّكَانٍ قَرِيبٍ

TERJEMAH :

Dan (alangkah hebatnya) jikalau kamu melihat ketika mereka (orang- orang kafir) terperanjat ketakutan (pada hari kiamat); maka mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke neraka),

TAFSIR :

Sekiranya kamu (wahai Rasul) melihat saat orang-orang kafir itu ketakutan karena melihat adzab Allah, niscaya kamu akan melihat suatu perkara yang dahsyat. Tiada tempat berlari dan menyelamatkan diri bagi mereka. Mereka digiring ke dalam neraka dari tempat yang dekat.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 46-50

SABA’ : 46-

قُلْ إِنَّمَا أَعِظُكُم بِوَاحِدَةٍ أَن تَقُومُوا لِلَّهِ مَثْنَى وَفُرَادَى ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا مَا بِصَاحِبِكُم مِّن جِنَّةٍ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ لَّكُم بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua- dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras[1245].

[1245] “Berdua-dua atau sendiri-sendiri” maksudnya ialah bahwa dalam menghadap kepada Allah, kemudian merenungkan keadaan Muhammad r itu sebaiknya dilakukan dalam keadaan suasana tenang dan ini ti- dak dapat dilakukan dalam keadaan beramai-ramai.

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang yang mendustakan lagi menentang itu : Aku hanya menasihatkan satu perkara kepada kalian : Hendaknya kalian menegakkan ketaatan kepada Allah, dua dua dan satu satu, kemudian renungkanlah keadaan teman kalian, Rasulullah dan apa yang dituduhkan kepadanya. Ternyata dia tidak gila, karena dia hanya pemberi peringatan kepada kalian, yang mengingatkan kalian terhadap adzab Jahanam sebelum kalian mencicipi panasnya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 41-45

SABA’ : 41-

قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ

TERJEMAH :

Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelin- dung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin[1243]; ke- banyakan mereka beriman kepada jin itu”.

[1243] Yang dimaksud “jin” di sini ialah jin yang durhaka ialah syaitan.

TAFSIR :

Malaikat menjawab : Kami menyucikan-Mu ya Allah dari sekutu dalam ibadah. Engkau adalah wali Kami yang kami taati dan kami sembah semata. Akan tetapi mereka menyembah setan-setan, kebanyakan dari mereka membenarkan dan menaati setan-setan itu.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 36-40

SABA’ : 36-

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاء وَيَقْدِرُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

TAFSIR :

Katakanlah kepada mereka wahai Rasul : Sesungguhnya Rabbku melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan atas siapa yang Dia kehendaki, bukan karena cinta atau benci, akan tetapi untuk menguji. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa hal itu adalah ujian bagi hamba-hamba-Nya, karena mereka tidak memperhatikan.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 31-35

SABA’ : 31-

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَن نُّؤْمِنَ بِهَذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِندَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ الْقَوْلَ يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ

TERJEMAH :

Dan orang-orang kafir berkata: “Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya”. Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang za- lim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka menghadap kan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman”.

TAFSIR :

Orang-orang kafir berkata : Kami tidak akan mau membenarkan al-Qur’an ini dan tidak pula kitab-kitab yang mendahuluinya, seperti Taurat, Injil dan Zabur. Sungguh mereka telah mendustakan seluruh kitab-kitab Allah. Seandainya kamu melihat (wahai Rasul), saat orang-orang zhalim ditahan di depan Rabb mereka untuk menjalani hisab, mereka berbisik-bisik di antara mereka, masing-masing menyalahkan yang lain, niscaya kamu akan melihat sesuatu yang menyeramkan. Orang-orang lemah berkata kepada orang-orang yang sombong, dan mereka adalah para tokoh dan pemimpin yang sesat lagi menyesatkan : Kalu saja kalian tidak menyesatkan kami dari petunjuk, niscaya kami telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

bagikan ini