Buy One Get One Free

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku semoga kita selalu diberi rahmat oleh Allah Ta’laa.

“Beli Satu Gratis Satu”
Judul di atas sering kita lihat jika kita sedang belanja di super market, mall dll.
Suatu kaidah untuk menjual, agar terjual barang tsb. Tetapi tetaplah si penjual mendapat untung baik harganya yang telah disesuaikan atau untung pada biaya marketing.

Coba bandingkan dengan ajakan kebaikan yang Alllah Ta’alaa serukan di Al Quran atau di hadits. Perlu diingat walau kadang kala Allah Ta’alaa menggunakan kata perniagaan dalam hal ini tidaklah sama dengan perniagaan kita. Karena Allah Ta’alaa tidak mencari manfaat dari hambaNya dan tidak terkena mudharat.
Allah Rabb semesta alam Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
“Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab yang pedih?”

Setelah Allah Ta’alaa bertanya kepada hambaNya tentang perdagangan denganNya lalu Dia menjelaskan bentuk perdagangan dalam ayat selanjutnya.

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ
“(Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu…”

ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
“… Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” [Ash-Shaff/61: 9,10,11]

Pelajaran dari ayat

1.Allah Ta’alaa menggunakan perdagangan yang mempunyai makna berbeda dengan perdagangan kita, karena Allah Ta’ala tidak memerlukan apa apa dari makhlukNya. Tidak untung jika makhlukNya berdagang denganNya dan tidak rugi jika makhlukNya tidak berdagang denganNya. Allahu Akbar.

2.Keuntungan hambaNya jika berdagang dengan Allah Ta’alaa yang paling utama adalah “selamat dari azab yang pedih”, mendapat ridhoNya, dimasukan ke jannahNya dll.

3.[Beriman kepada Allah Ta’alaa dan RasulNya] Adalah jenis perdagangan yang paling utama dalam Islam.

4.[Berjihad di jalan Allah Ta’ala]
Jihad yang syar’i yang sesui dengan petunjuk dari Al Quran dan Assunah berdasarkan kefahaman salaf al ummah.
Sesuai dengan syarat dan rukunya. Adanya pemimpin atau kepala negara. Bendera, persenjataan dll. Bukan jihad yang di kobarkan oleh orang yang berfaham khawarij dalam menggulingkan pemerintahan muslim yang sah.Dengan bermula dengan mengkafirkan pemimpin muslim dan rakyatnya lalu menghalalkan darah dan harta mereka.

5. [dengan harta dan jiwa].
Allah Ta’ala mendahulukan harta dari jiwa…karena kecenderungan manusia cinta hartanya dan memulai dari yang dicintainya untuk diserahkan kepada Allah Ta’alaa sampai jiwanya pun siap dikorbankan untukNya saja.

Saya kutipkan kata-kata ulama jika seseorang telah beriman kepada Allah Ta’ala dan RasulNya dan siap membela agamnya dengan mempelajari islam dan mengamalkannya bahkan memperjuangkannya maka keuntungan di dunia pun akan digapai yaitu kebahagian dan kenikmatan yang haqiqi. Sebagaimana ucapan seorang salaf yaitu Ibrahim bin Adham mengatakan,

“Seandainya para raja dan para pangeran mengetahui bagaimana kebahagiaan dan kenikmatan tentu mereka akan berusaha merebutnya dari kami dengan memukuli kami dengan pedang.” (kata-kata ulama ini saya kutip dari tulisan Ustadz Aris Ss., Mpi)

Saudaraku semoga Allah Ta’alaa selalu memberi hidayah kepada kita untuk mempelajari Islam, mengamalkannya, membelanya dan mati dalam islam dan sunnah. Aamiin
Wallahu a’alam
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*