Bukti Cinta(seri “Menuju Ramadhan” bagian 3 )

Bismillah

Saudaraku kaum muslimin dan muslimat semoga Rahmat Allah Ta’alaa selalu tercurahkan kepada kita semua.aamiin.

Saudaraku…

Seuntai Puisi untuk mengajakmu merenungi “Nikmat Allah Ta’alaa” yang banyak ini…

Nikmat yang Paling Agung adalah Nikmat diturunkannya Al Qur’an , Mukzizat Nabi shallallahu alaihi wasallam yang masih ada dihadapan kita…

Diri dan Al Quran di Ramadhan

Betapa Agungnya Al Quran…
Berisi firman Al Kholiq
Pencipta Alam Semesta
Yang Memberi rezeqi kepada MakhluqNya tiada henti…
Yang Mengatur kehidupan ini
Yang Menghidupkan dan mematikan…

Al Quran begitu indah…
Tiada bandingnya…
Dari segi bahasanya
Dari segi uraian kata
Dari segi susunan kalimatnya
Dari segi hukumnya yang adil dan penuh hikmah
Dari segi kandungan nasehat yang dalam dan luas
Dari segi pemberitaan yang ghaib yang tak ada keraguan
Dari segi janji yang pasti akan ditepati
Dan lain lainnya…Allahu Akbar…

Al Quran…Kalamullah
Dia juga Al Furqon Pembeda Yang Haq dan Bathil
Dia juga Adz-Dzikr (Pemberi Peringatan)
Dia juga Asy Syifâ’ obat

Dan lain lain nama yang tercatum di dalam Al Quran atau hadits…

Lalu dimana diri ini di hadapan Al Quran di Bulan Ramadhan nanti?

Jika belum mampu membaca
Belajarlah…

Jika belum lancar…
Teruslah belajar sampai lancar…

Jika belum faham hukum tajwidnya, mulailah mencari guru yang faham dan belajarlah…

Jika belum faham artinya bacalah terjemahannya

Jika iingin lebih jauh mempelajarinya belajarlah bahasa arab

Dan seterusnya …

Dengan tekat menghafalkan , mengamalkan, dan mengajarkannya…

Sungguh indah hidup ini jika diisi dengan kesibukkan bersama Al Quran…

Sampai Allah Ta’alaa mewafatkan kita…

Sedang jiwa ini haus akan ilmu Al Quran…dan rindu berjumpa Rabb Pencipta Alam semesta…

Mari kita simak sedikit Kekasih Allah Ta’alaa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersama Al Quran di bulan Ramadhan…

(Ku kutip sedikit tulisan yang sangat bermanfaat di bawah ini dari web almanhaj)

Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas –radhiyallahu ‘anhuma-, beliau menceritakan,

“Adalah Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- merupakan sosok yang paling dermawan.

Terlebih lagi di bulan Ramadhan ketika Jibril menjumpainya untuk mengajarinya Al-Quran.

Jibril menemui beliau di setiap malam Ramadhan untuk mengajarinya Al-Quran.

Maka ketika Jibril menjumpainya, beliau adalah orang yang paling dermawan, lebih dari angin yang bertiup.”

Mengenai riwayat ini, Ibnu Rajab menuturkan (Lathaif Al-Ma’arif: 243), “Dalam hadits Ibnu ‘Abbas bahwa tadarus yang berlangsung antara beliau (Nabi –shallahu ‘alaihi wa sallam-) dan Jibril di malam hari menunjukkan sunnahnya memperbanyak membaca Al-Quran malam hari di bulan Ramadhan. Sebab, di malam hari sudah tidak ada lagi kesibukkan, semangat menguat, hati dan lisan akan saling bersepakat untuk tadabbur, berdasarkan firman Allah,

“Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.”
[QS Al-Muzammil : 6)”

Allah تبارك وتعالى telah berfirman:

‎شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur-an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)…”

[al-Baqarah/2: 185]

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

‎قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ﴿١٥﴾يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari keadaan gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.”

[al-Maa-idah/5: 15-16]

Cahaya ini memiliki tiga manfaat, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh ayat di atas:

  1. Dengannya, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan petunjuk kepada orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya menuju jalan keselamatan.
  2. Mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju alam yang terang benderang.
  3. Memberikan petunjuk kepada mereka menuju ke jalan yang lurus (Shiraath Mustaqiim).

(Selesai kutipannya).

Saudaraku kaum muslimin dan muslimat…

Maka renungkanlah ayat-ayat tersebut di atas…

Semoga Allah Ta’alaa sampaikan kita ke bulan Ramadhan dan dapat mengisinya dengan berbagai ibadah yang ikhlas dan benar.

“Ikhlas” karena Allah Ta’alaa tanpa kesyirikan.

“Benar” sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Tanpa bid’ah.

Semoga bermanfaat

‎اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Dari saudaramu
Abdurrahim Ayyub

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*