Bolehnya berbuka atau berpuasa ketika safar (no.265)

Bolehnya berbuka atau berpuasa ketika safar – One Day One Hadits (odoh 265)

عَنْ أبِي الدَّرْدَاءِ رضيَ الله عَنْهُ قال:
خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم في شَهْرِ رَمضَانَ في حَرِّ شَدِيدٍ، حَتَّى إنْ كَانَ
أحَدُنَا لَيَضَعُ يَدَه عَلَى رَأسِهِ مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ، ومَا فِيْنَا صَائِمٌ إلا رَسُولُ الله صلى الله عليه
وسلم، وعبْدُ الله بْنُ رَوَاحَة.

Artinya : dari Abu darda’ ia berkata “ kami pernah keluar ( safar ) bersama Rasulullah pad abulan ramadhan yang saat itu udaranya sangat panas sehinga salah satu dari kami meletakkan tangannya diatas kepalanya untuk melindungi diri dari terik mahari yang panas, dan tidak ada diantara kami yang berpuasa kecuali Rasulullah dan Abdullah bin Rawahah ( mutafaqun alaihi )

MAKNA DAN FAEDAH HADIST :

1. Rasulullah pernah keluar ( safar ) bersama para sahabatanya dibulan ramadhan disaat musim panas yang sangat terik mataharinya.

2. Karena panas yang sangat menyengat para sahabat tidak ada yang berpuasa kecuali Rasulullah dan Abdullah bin Rawahah.

3. Mereka berdua sangup dan kuat menahan panas sehingga tetap berpuasa.

4. Hal ini menunjukkan bolehnya berpuasa ketika safar walaupun dalam keadaan berat asalkan tidak sampai batas yang membinasakan ( membahayakan )

Dinukil dari kitab taisirul ‘alam , karya Syeikh Abdullah bin abdirrahman Alu Bassam , kitab puasa bab saumu fis safar hadist no 183 hal 316-317 cet. Maktabah Ar Rasyid Riyadh KSA.

Semoga bermanfaat

Sulaiman Abu Syekha : 57B67B27
أَسْعَدَ اللّهُ اَيَّامَكُمْ ♥♥
Semoga Allah Ta’alaa menjadikan hari-harimu penuh dgn kebahagiaan .

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*