Sunnahnya Bersiwak (Menyikat Gigi)

(One Day One Hadist (173)

عن أبِي هريرة رَضِي الله عَنْهُ، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” لَوْلاَ أنْ أشُقَّ عَلَى أمتي لأمَـرْتُهُمْ بِالسَّـوَا كِ مَعَ كُلِّ وُضـوءٍ عِنْدَ كُل صَلاةٍ ” متفق عليه.

Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu , Dari Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda :” seandainya tidak memberatkan umatku sungguh aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap Shalat ( Muttafaqun ‘alaihi )

Faedah Hadist : 1. Hadist ini mengandung kesempurnaan nasehat Rasulullah dan cintanya beliau kepada kebaikan utk umatnya dan khwatirnya beliau kpd mereka .2. Disunnahkannya bersiwah / gosok gigi dan keutamaannya hampir menyamai pahala ibadah wajib .

3. Disyariatkannya bersiwak ketika akan shalat sanggat ditekankan, krn itu Ibnu Daqiqul ‘ied menyatakan ” rahasia permasalahan ini adalah :

*A perintah utk beramal sebaik mungkin tatkala beribadah kepada Allah ,yaitu dalam keadaan yg semppurnaa dan bersih utk menampakkan kemulian ibadah tsb.

*B. Dan dikatakan permasalahan ini berkaitan dgn malaikat, krn malaikat merasa terganggu dengan bau yang tidak enak .
Dan hal ini dikuatkan oleh imam as shan’ani dengan membawakan hadist dari jabir:

مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ الْمُنْتِنَةِ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الْإِنْسُ”

Barangsiapa makan dari tanaman yang berbau tidak sedap ini, maka hendaklah ia tidak mendekati masjid kami, karena sesungguhnya malaikat merasa terganggu dengan apa yang mengganggu manusia.” (HR. Muslim)
(Nb : makan bawang saja krn bau tidak boleh deket2 dengan masjid maka bagaimana dengan orang yg merokok yg baunya lebih menyengat pent.)

4. Keutamaan wudhu dan shalat jika sebelumnya bersiwak terlebih dahulu.

5. Sesungguhnya yg menghalangi Rasulullah yg mewajibkan bersiwak adalah rasa khawatir akan memberatkan umatnya.

6. Sesungguhnya syari’at ini indah dan memudahkan bukan menyusahkan dan tidak ada kesulitan didalamnya.

7. Menolak kerusakan / kehancuran itu didahulukan dari pada mengambil manfaat / kebaikan.

والله أعلم بالصواب

Dinukilkan dr :Kitab Taisiril Alam Syarah ‘Umdatul Ahkam karya As Syeikh Abdullah Alu Bassam , jld 1,Bab Siwak hadist ke 17 hal : 38-39 Cet. Maktabah Ar Rusdi Riyadh, KSA 1420 H)

(Sulaiman Abu Syeikha)

semoga bermanfaat
bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*