Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 66-70

AL-MU’MIN : 66-

قُلْ إِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَعْبُدَ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ لَمَّا جَاءنِيَ الْبَيِّنَاتُ مِن رَّبِّي وَأُمِرْتُ أَنْ أُسْلِمَ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ


TERJEMAH :

Katakanlah (ya Muhammad): “Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrikin dari kaummu : Sesungguhnya aku dilarang untuk menyembah Illah-Illah yang kalian sembah selain Allah,manakala ayat-ayat yang jelas telah datang kepadaku dari sisi Rabbku. Dan Dia telah memerintahkanku agar tunduk dan patuh dengan memberikan ketaatan sempurna kepada-Nya. Mahasuci Allah Rabbul alamin.

Asbabun Nuzul :
Juwaibir meriwyatkan dari Ibnu Abbas bahwa al-Walid bin al-Mughirah dan Syaibah bin Rabbiah berkata : Wahai Muhammad, tinggalkan apa yang kamu katakan, kembalilah kepada agama nenek moyang. Maka Allah menirunkan ayat 66 ini.

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 61-65

AL-MU’MIN : 61-

اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.

TAFSIR :

Hanya Allah semata yang menjadikan malam untuk kalian agar kalian bisa tenang di dalamnya, dan mengambil jatah istirahat dengan baik. Dan Allah menjadikan siang bersinar sehingga kalian bisa mencari penghidupan kalian. Sesungguhnya Allah benar-benar memiliki karunia yang besar atas manusia, akan tetapi kebanyakan dari mereka tidak mensyukuri Allah dengan menaati-Nya dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 56-60

AL-MU’MIN : 56-

إِنَّ الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْ إِن فِي صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌ مَّا هُم بِبَالِغِيهِ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

TERJEMAH :

Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat- ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka [1326] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

[1326] Lihat not 1323.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang menolak kebenaran dengan kebatilan, menolak hujjah-hujjah Allah yang shahih dengan syubhat-syubhat yang rusak tanpa argumentasi dan hujjah dari Allah, di dalam dada mereka hanyalah kesombongan untuk menerima kebenaran, ditambah dengan kedengkian dari mereka atas karunia yang Allah berikan kepada Nabi-Nya, dan kemuliaan derajat kenabian yang Dia limpahkan kepadanya, sesuatu yang tidak akan mereka dapatkan dan raih. Maka berlindunglah kepada Allah dari keburukan mereka, sesungguhnya Allah Maha Mendengar perkataan-perkataan mereka, Maha Melihat perbuatan-perbuatan mereka, dan Dia akan membalas mereka atasnya.

Asbabun Nuzul :

Dia meriwayatkan dari Abul Aliyah berkata : Orang-orang Yahudi datang kepada Nabi, mereka menyinggung Dajjal. Mereka berkata : Dia dari kami di akhir zaman. Mereka mengagung-agungkan perkaranya, mereka berkata : Dia berbuat begini. Maka Allah menurunkan ayat 56 ini dan meminta Nabi untuk berlindung dari fitnah Dajjal.

Dia meriwayatkan dari Kaab al-Ahbar tentang firman Allah ayat 56 ini, dia berkata : Mereka adalah orang-orang Yahudi, Ayat 56 ini turun karena mereka sangat menunggu perkara Dajjal.

Continue reading

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Mu’min 51-55

AL-MU’MIN : 51-

إِنَّا لَنَنصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ

TERJEMAH :

Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),

TAFSIR :

Sesungguhnya Kami benar-benar menolong utusan-utusan Kami dan orang-orang Mukmin yang mengikuti mereka, dan Kami akan menjaga mereka dari pihak yang akan menyakiti mereka di kehidupan dunia ini dan hari Kiamat, di hari para malaikat, para nabi dan orang-orang yang beriman bersakdi atas umat-umat yang mendustakan utusan-utusan-Nya, maka mereka bersaksi bahwa para rasul itu telah menyampaikan risalah Rabb mereka dan bahwa umat-umat mereka mendustakan.

Continue reading

bagikan ini