Monthly Archives: November 2017

Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 1-5

YAASIIN : 1-

يس

TERJEMAH :

Yaa siin [1264]

[1264] lihat not no.10

TAFSIR :

Yaa Siin. Pembicaraan tentang huruf-huruf penggalan telah hadir di awal surat al-Baqarah.

Asbabun Nuzul :

Abu Nuaim dalam ad-Dalail dari Ibnu Abbas berkata : Rasulullah membaca dalam sujud, beliau mengeraskan bacaan sehingga ada beberapa orang Quraisy yang merasa terganggu, sehingga mereka berdiri hendak menangkapnya, tiba-tiba tangan mereka terbelenggu ke leher mereka dan mereka menjadi buta tidak bisa melihat, maka mereka pun datang kepada Nabi, mereka berkata : Kami memohon dengan nama Allah dan rahim wahai Muhammad. Maka Nabi pun berdoa sehingga apa yang mereka rasakan hilang, maka turun ayat 1 ini.

Ayat 1-10. Dia berkata : Akan tetapi tidak seorang pun dari orang-orang itu yang beriman.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Faathir’ 41-45

FAATHIR’ : 41-

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَن تَزُولَا وَلَئِن زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِّن بَعْدِهِ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyan- tun lagi Maha Pengampun.

TAFSIR :

Sesungguhnya Allah memegang langit dan bumi sehingga keduanya tidak lepas dari tempat masing-masing. Seandainya langit dan bumi lepas dari orbitnya, maka tidak seorang pun yang mampu memegang keduanya sesudah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dengan menunda hukuman-Nya dari orang-orang kafir dan para pendurhaka, Maha Pengampun bagi siapa yang bertaubat dari dosanya dan kembali kepada-Nya.

bagikan ini

Hasil Kreasi Tata Boga Siswi SMP-SMA Islam Plus Tahfizh Ibnu Umar

bagikan ini

INFO KAJIAN UMUM PEKAN KE-4

Bismillah..

*Informasi Kajian UMUM PEKAN KE 4*

?Tempat :
Mesjid al-imam asysyafii jl dago raya desa kabasiran kab, bogor kec parung panjang
?Narasumber :
*Ustadz Abdurrohim ayyub

? Pembahasan :
*perbedaan ahlussunnah dengan paham radikalisme*

⏰Waktu : -hari ahad pagi jam 09:00 s/d selesai tanggal 26/11/2017m

?Untuk Umum, Kaum Muslimin dan Muslimah.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.” [HR. Muslim, 3509]

♻ Jazakumullahu Khairon.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Faathir’ 36-40

FAATHIR’ : 36-

وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُم مِّنْ عَذَابِهَا كَذَلِكَ نَجْزِي كُلَّ كَفُورٍ

TERJEMAH :

Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak di- binasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari me- reka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat ka- fir.

TAFSIR :

Dan orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya, bagi mereka api neraka Jahanam yang membakar. Tidak ditetapkan kematian untuk mereka sehingga mereka bisa mati lalu beristirahat dari adzab, dan siksanya juga tidak akan diringankan dari mereka. Dengan balasan seperti ini Alah membalas setiap orang yang kafir dengan kekufuran mendalam dan bersikukuh mempertahankannya.

bagikan ini

JANGAN REMEHKAN DOSA

***Jangan Remehkan Dosa***
***Faidah yang Membuat Badan Merinding***

‎فائدة تقشعر لها الأبدان :

‎قال ابن القيم رحمه الله تعالى:
‎” يؤدب الله عبده المؤمن الذي يحبه وهو كريم عنده بأدنى زلة أو هفوة، فلا يزال مستيقظا حذرا.
‎وأما من سقط من عينه وهان عليه فإنه يخلي بينه وبين معاصيه، وكلما أحدث ذنبا أحدث له نعمة، والمغرور يظن أن ذلك من كرامته عليه ولا يعلم أن ذلك عين الإهانة، وأنه يريد به العذاب الشديد، والعقوبة التي لا عاقبة معها ”
‎[ زاد المعاد ٥٠٦/٣ ]
‎نسأل الله لنا ولكم العفو والعافية في الدنيا والأخره

faidah yang membuat badan merinding :

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah :

“Allah mendidik hamba-NYA yang beriman, yang mencintai-NYA, dan ALLAH adalah maha dermawan di sisinya, ketika ia terglincir dengan melakukan dosa kecil yang tidak disengaja, maka ia menyadarinya dan berhati2.
dan adapun yang melakukan dosa (tanpa ia sengaja) dan menganggap remeh hal itu, maka ia telah membiarkan antara dirinya dan maksiat, dan setiap kali dia melakukan dosa, maka setiap itu pula Allah memberinya nikmat. Dan orang yang tertipu menyangka bahwasanya yang demikian itu adalah suatu kemuliaan baginya sementara ia tidak mengetahui bahwa hal itu adalah sebuah penghinaan yang nyata baginya, dan Allah menginginkan baginya adzab yang pedih, dan hukuman yang tidak ada bandingannya.”

[zaadul ma’aad 3/506]
kita memohon kepada Allah ampunan dan kebaikan di dunia dan di akhirat

Diterjemahkan dan diberi judul oleh Tim Ibnu Umar

www.ibnuumar.sch.id

Faidah dari WA group Syeikh Walid Sayfu Nashr hafidzahullah

bagikan ini