Monthly Archives: August 2017

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 31-34

Luqmaan : 31-

أَلَمْ تَرَ أَنَّ الْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِنِعْمَتِ اللَّهِ لِيُرِيَكُم مِّنْ آيَاتِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

TERJEMAH :

Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan ni’mat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

TAFSIR :

Apakah kamu tidak melihat (wahai orang yang menyaksikan) bahwa bahtera-bahtera itu berjalan di laut dengan perintah Allah sebagai nikmat dari-Nya kepada makhluk-Nya, agar Dia memperlihatkan pelajaran-pelajaran dan hujjah-hujjah-Nya atas kalian yang bisa membuat kalian mengambil pelajaran?? Sesungguhnya berlayarnya bahtera-bahtera itu di laut merupakan bukti bagi orang-orang yang sangat sabar dalam menghadapi hal-hal yang diharamkan Allah, dan sangat sabar di atas ketaatan kepada-Nya serta sangat sabar atas takdir-Nya, pandai bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 26-30

Luqmaan : 26-

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

TERJEMAH :

Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

TAFSIR :

Hanya milik Allah segala apa yang di langit dan di bumi, mereka semuanya adalah hamba-hamba-Nya yang Dia ciptakan, Dia yang mengadakan dan mentakdirkan mereka, maka tidak ada yang berhak disembah selain-Nya. Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan makhluk-Nya. Bagi-Nya sanjungan dan pujian dalam keadaan apa pun.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 21-25

Luqmaan : 21-

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءنَا أَوَلَوْ كَانَ الشَّيْطَانُ يَدْعُوهُمْ إِلَى عَذَابِ السَّعِيرِ

TERJEMAH :

Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab: “(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?

TAFSIR :

Bila dikatakan kepada orang-orang yang mendebat tauhid Allah dan pengesaan ibadah hanya kepada-Nya : Ikutilah apa yang diturunkan oleh Allah kepada nabi-Nya Muhammad صلی الله عليه وسلم. Maka mereka akan menjawab : Kami hanya mengikuti apa yang telah dianut oleh nenek moyang kami berupa kesyirikan dan penyembahan kepada berhala. Apakah mereka tetap akan melakukan itu, sekalipun setan mengajak mereka dan memperindah perbuatan batil mereka, serta kekufuran mereka kepada Alllah sehingga mengantarkan mereka menuju adzab Neraka yang menyala-nyala?

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 16-20

Luqmaan : 16-

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

TERJEMAH :

(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus [1182] lagi Maha Mengetahui.

[1182] Yang dimaksud dengan “Allah Maha Halus” ialah ilmu Allah itu meliputi segala sesuatu bagaimana kecilnya.

 TAFSIR :

Wahai anakku, ketahuilah bahwa keburukan dan kebaikan, sekalipun itu sekecil biji sawi (maksudnya sangat kecil) di perut gunung, atau dimana pun di langit atau di bumi, maka Allah akan mendatangkannya di Hari Kiamat dan menghisabnya. Sesungguhnya Allah Mahalembut kepada hamba-hamba-Nya, Maha Mengenal perbuatan-perbuatan mereka.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 11-15

Luqmaan : 11-

هَذَا خَلْقُ اللَّهِ فَأَرُونِي مَاذَا خَلَقَ الَّذِينَ مِن دُونِهِ بَلِ الظَّالِمُونَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

TERJEMAH :

Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. Sebenarnya orang- orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.

 TAFSIR :

Segala apa yang kalian saksikan adalah makhluk Allah, maka tunjukkanlah kepadaku (wahai orang-orang musyrikin) apa yang telah diciptakan oleh Illah-Illah kalian yang kalian sembah selain Allah?? Sebaliknya orang-orang musyrik itu dalam keadaan menyimpang yang jauh dari kebenaran dan jalan yang lurus.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Luqmaan 6-10

Luqmaan : 6-

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِينٌ

TERJEMAH :

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

 TAFSIR :

Di antara manusia ada yang membeli permainan baru (yaitu semua yang melenakan dari ketaatan kepada Allah dan menghalangi ridha Allah), untuk menyesatkan manusia dari jalan petunjuk ke jalan hawa nafsu, menjadikan ayat-ayat Allah sebagai hinaan. Mereka mendapatkan siksa yang menghinakan dan merendahkan mereka.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Jarir meriwayatkan dari jalan Aufi dari Ibnu Abbas tentang firman Allah ayat 6. Dia berkata : Ia turun berkenaan dengan seorang laki-laki Quraisy, dia membeli hamba sahaya penyanyi.

Juwaibir meriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata : Ia turun berkenaan dengan an-Nadhr bin al-Harits, dia membeli seorang penyanyi. Dia tidak mendengar seseorang yang ingin masuk Islam kecuali dia dating kepadanya bersama penyanyinya, dia berkata : Beri dia makan, minum dan bernyanyilah, ini jauh lebih baik daripada apa yang diserukan oleh Muhammad kepadamu dalam bentuk shalat dan puasa serta kamu berperang di depannya. Maka ayat 6 ini pun turun.

bagikan ini