Monthly Archives: June 2017

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 76-80

AL-QASHASH : 76-

إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسَى فَبَغَى عَلَيْهِمْ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya Karun adalah termasuk kaum Musa[1139], maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata ke- padanya: “Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri”.

[1139] Karun adalah salah seorang anak paman Nabi Musa u

TAFSIR :

Sesungguhnya Qarun berasal dari kaum Mmusa, dia melebihi batas dalam kesombongan dan keangkuhan atas mereka. Kami memberikan kepada Qarun kekayaan dalam jumlah yang besar, sampai orang-orang yang kuat dalam jumlah besar merasa berat untuk memikul kunci-kuncinya. Manakala kaumnya berkata kepadanya : Jangan bersikap angkuh dengan apa yang telah diberikan kepadamu, Karena sesungguhnya Allah tidak menyukai dari di antara makhluk-Nya orang-orang yang angkuh yang tidak bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia berikan kepada mereka.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 71-75

AL-QASHASH : 71-

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِن جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُم بِضِيَاء أَفَلَا تَسْمَعُونَ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?”

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) : Kabarkan kepadaku (wahai manusia), bila Allah menjadikan malam untuk kalian selama-lamanya sampai Hari Kiamat, siapa Illah selain Allah yang akan menghadirkan cahaya yang bisa kalian manfaatkan?? Megapa kalian tiidak mau mendengar dengan pendengaran orang yang memahami dan menerima??

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 66-70

AL-QASHASH : 66-

فَعَمِيَتْ عَلَيْهِمُ الْأَنبَاء يَوْمَئِذٍ فَهُمْ لَا يَتَسَاءلُونَ

TERJEMAH :

Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling tanya menanya.

TAFSIR :

Maka mereka tidak bisa menyodorkan hujjah, mereka tidak mengetahui apa yang mereka akan katakana. Mereka pun tidak bisa saling bertanya kepada yang lain Karena tidak ada lagi harapan untuk mendapatkan jawaban.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 61-65

AL-QASHASH : 61-

أَفَمَن وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيهِ كَمَن مَّتَّعْنَاهُ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَ

TERJEMAH :

Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya keni’matan hidup duniawi[1132]; kemudian dia pada hari kia- mat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?

[1132] Maksudnya: orang yang diberi keni’matan hidup duniawi, tetapi tidak dipergunakannya untuk mencari kebahagiaan hidup di akhirat, karena itu dia di akhirat diseret ke dalam neraka.

TAFSIR :

Apakah orang yang Kami janjikan kepadanya dengan surga atas ketaatannya, lalu dia mendapatkan dan merengkuh janji tersebut, sama dengan orang yang Kami berik kenikmatan dunia lalu dia pun menikmatinya, dia lebih mementingkan kesenangan dunia di atas akhirat, kemudian di Hari Kiamat dia termasuk orang-orang yang dihadirkan untuk dihisab dan mendapatkan balasan?? Kedua kubu tersebut tidaklah sama. Maka hendaknya orang yang berakal memilih untuk dirinya apa yang lebih patut untuk dipilih, yaitu menaati Allah dan mencari ridha-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 56-60

AL-QASHASH : 56-

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاء وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

TAFSIR :

Sesungguhnya kamu wahai Rasul tidak akan mampu memberi hidayah taufik kepada siapa yang kamu inginkan hidayahnya, karena hal itu ada di tangan Allah. Dia memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki kepada iman dan memberi taufik kepadanya, dan Dia lebih mengetahui siapa yan patut mendapatkan hidayah sehingga Dia pun memberinya hidayah.

Asbabun Nuzul :

Muslim dan lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah : Rasulullah صلی الله عليه وسلم  bersabda kepada pamannya : Ucapkan Laa ilaaha illallah, aku akan bersaksi untukmu di Hari Kiamat. Dia berkata : Kalau bukan karena para wanita Quraisy mencelaku, mereka berkata : Dia melakukan itu karena kelemahan, niscaya aku menenangkan kedua matamu. Maka Allah menurunkan ayat 56 ini.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 51-55

AL-QASHASH : 51-

وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ الْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Qur’an) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran[1128].

[1128] Allah Imenurunkan Al Qur’an ini bahagian demi bahagian supaya orang kafir Mekah dapat memahaminya dengan baik dan supaya mereka beriman dengannya.

TAFSIR :

Sungguh Kami telah merinci dan menjelaskan al-Qur’an sebagai rahmat bagi kaummu wahai rasul, agar mereka mengingat dan mengambil pelajaran darinya.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Jarir dan ath-Thabrani dari Rifa’ah al-Qurazhi berkata : Firman Allah ayat 51 ini turun pada sepuluh orang, salah satu dari mereka adalah saya.

bagikan ini