Monthly Archives: July 2016

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 71-80

AL ISRAA : 71

يَوْمَ نَدْعُو كُلَّ أُنَاسٍ بِإِمَامِهِمْ فَمَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَأُوْلَـئِكَ يَقْرَؤُونَ كِتَابَهُمْ وَلاَ يُظْلَمُونَ فَتِيلاً
Terjemah :
(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun.
Tafsir :
Ingatlah, wahai Rasul, hari kebangkitan sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, ketika Allah menyeru setiap kelompok manusia bersama pemimpin mereka yang dulu mereka ikuti semasa di dunia. Barangsiapa yang shalih di antara mereka dan buku catatan amalannya diberikan di tangan kanannya, maka mereka membaca buku catatan kebaikan mereka itu dengan riang gembira, dan mereka tidak dikurangi pahala amal shalih mereka sedikit pun, meskipun seukuran benang yang ada dalam belahan biji.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 61-70

AL ISRAA : 61

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلآئِكَةِ اسْجُدُواْ لآدَمَ فَسَجَدُواْ إَلاَّ إِبْلِيسَ قَالَ أَأَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِينًا
Terjemah :
Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu semua kepada Adam”, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: “Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”
Tafsir :
Ingatlah perkataan Kami kepada malaikat : Bersujudlah kepada Adam sebagai penghormatan dan pemuliaan. Maka, mereka semua bersujud kecuali Iblis. Ia menolak bersujud sambil berkata sebagai bentuk pengingkaran dan penolakan : Apakah aku akan bersujud kepada orang yang lemah ini yang diciptakan dari tanah??

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 51-60

AL ISRAA : 51

أَوْ خَلْقًا مِّمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ فَسَيَقُولُونَ مَن يُعِيدُنَا قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُؤُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَى هُوَ قُلْ عَسَى أَن يَكُونَ قَرِيبًا
Terjemah :
atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu”. Maka mereka akan bertanya: “Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?” Katakanlah: “Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama”. Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: “Kapan itu (akan terjadi)?” Katakanlah: “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”,
Tafsir :
Atau jadilah suatu makhluk yang menurut akal kalian mustahil akan dibangkitkan kembali. Maka mereka akan mengatakan sebagai bentuk pengingkaran : Siapa yang akan mengembalikan kami kepada kehidupan setelah kematian?? Katakanlah kepada mereka : Yang akan mengembalikan kalian ialah Allah yang telah menciptakan kalian dari ketiadaan pada pertama kalinya. Ketika mereka mendengar jawaban ini, mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka penuh keheranan sambal mengejek dan mengatakan (sembari menganggap jauh kemungkinannya) : Kapan kebangkitan itu akan terjadi?? Katakanlah : Tahukah kalian bahwa kebangkitan yang kalian pungkiri dan kalian anggap mustahil itu mungkin sudah dekat terjadinya??

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 41-50

AL ISRAA : 41

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَـذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُواْ وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلاَّ نُفُورًا
Terjemah :
Dan sesungguhnya dalam Al Qur”an ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Sanggahan-sanggahan terhadap orang-orang yang mempersekutukan Allah I
Tafsir :
Sesungguhnya Kami telah menjelaskan dan meragamkan hukum-hukum, permisalan-permisalan, dan pelajaran-pelajaran dalam al-Qur”an ini, agar manusia mengambil pelajaran dan memperhatikan apa yang bermanfaat bagi mereka lalu mengambilnya, dan apa yang merugikan mereka lalu mereka meninggalkannya. Namun, penjelasan itu hanya menambah orang-orang yang zhalim itu semakin jauh dari kebenaran dan lalai dari memperhatikan dan mengambil pelajaran.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 31-40

AL ISRAA : 31

وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُم إنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْءًا كَبِيرًا
Terjemah :
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.
Tafsir :
Jika kalian telah mengetahui bahwa rizki itu berada di tangan Allah, maka janganlah kalian, wahai manusia, membunuh anak-anak kalian karena takut fakir; karena Dialah Pemberi rizki kepada para hamba-Nya. Dia memberi rizki kepada anak sebagaimana memberi rizki kepada bapak. Sesungguhnya membunuh anak-anak adalah dosa yang besar.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Israa 21-30

AL ISRAA : 21

انظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَلَلآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَاتٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلاً
Terjemah :
Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya.
Tafsir :
Perhatikanlah, wahai Rasul, tentang cara Allah melebihkan sebagian manusia atas sebagian yang lain di dunia dalam hal rizki dan amal. Sungguh akhirat itu lebih tinggi derajatnya dan lebih besar keutamaannya bagi orang-orang Mukmin.

bagikan ini