Monthly Archives: May 2016

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 171-176

AN NISA : 171

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لاَ تَغْلُواْ فِي دِينِكُمْ وَلاَ تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ إِلاَّ الْحَقِّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرُسُلِهِ وَلاَ تَقُولُواْ ثَلاَثَةٌ انتَهُواْ خَيْرًا لَّكُمْ إِنَّمَا اللّهُ إِلَـهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَن يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَات وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَفَى بِاللّهِ وَكِيلاً
Terjemah :
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu [383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya [384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya [385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : (Tuhan itu) tiga, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
________________________________________
[383] Maksudnya : janganlah kamu mengatakan Nabi Isa u itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.
[384] Lihat not 193.
[385] Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.
Tafsir :
Wahai orang-orang pengikut Injil, jangan melampaui batas akidah yang shahih dalam agama kalian. Jangan berkata atas nama Allah, kecuali kebenaran, dan jangan menisbatkan istri dan anak kepada Allah. Karena al-Maish Isa putra Maryam adalah utusan Allah yang Dia utus dengan membawa kebenaran, Dia menciptakannya dengan kalimat yang dibawa oleh Jibril lalu disampaikannya kepada Maryam, yaitu firman-Nya : Jadilah, maka dia pun jadi. Dia adalah tiupan dari Allah yang ditiupkan oleh Jibril atas perintah Allah. Maka benarkanlah bahwa Allah adalah Esa, tunduklah kepada-Nya, benarkanlah utusan-utusan-Nya dalam apa yang mereka bawa kepada kalian dari Allah dan amalkanlah ia. Dan jangan jadikan Isa dan ibunya sebagai dua sekutu bagi Allah. Berhentilah dari ucapan tersebut karena ia lebih baik bagi kalian daripada apa yang kalian pegang selama ini, karena Allah hanyalah satu Mahasuci Allah, apa yang ada di langit dan dibumi adalah milik-Nya, mana mungkin Dia mempunyai istri dan anak? Cukuplah Allah sebagai pemegang tunggal segala urusan seluruh makhluk-Nya dan pengatur kehidupan mereka, maka bertawakallah hanya kepada-Nya semata karena Dia akan mencukupi kalian.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 161-170

AN NISA : 161

وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُواْ عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
Terjemah :
dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
Tafsir :
Juga disebabkan mereka mengambil riba padahal mereka telah dilarang melakukannya, dan penghalalan mereka pada harta manusia tanpa hak, dan Kami telah menyiapkan bagi orang-orang kafir kepda Allah dan Rasul-Nya dari orang-orang Yahudi siksa yang menyakitkan di akhirat.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 151-160

AN NISA : 151

أُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ حَقًّا وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُّهِينًا
Terjemah :
merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.
Tafsir :
Mereka adalah orang-orang kafir tulen yang tidak patut diragukan. Kami telah menyiapkan siksa bagi orang-orang kafir yang merendahkan dan menghinakan mereka.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 141-150

AN NISA : 141

الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِن كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِّنَ اللّهِ قَالُواْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ وَإِن كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُواْ أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُم مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ فَاللّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَن يَجْعَلَ اللّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً
Terjemah :
(yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mumin). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata : Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu ? Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata : Bukankah kami turut memenangkanmu [363], dan membela kamu dari orang- orang mumin ? Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.
________________________________________
[363] Yaitu dengan jalan membukakan rahasia-rahasia orang mumin dan menyampaikan hal ihwal mereka kepada orang- orang kafir atau kalau mereka berperang di pihak orang mumin mereka berperang dengan tidak sepenuh hati.
Tafsir :
Orang-orang munafik itu menanti-nantikan peperangan-peperangan dan fitnah-fitnah yang akan menimpa kalian wahai orang-orang Mukmin. Bila Allah melimpahkan karunia-Nya dan memenangkan kalian atas musuh kalian dan kalian meraih harta rampasan perang, maka mereka berkata kepada kalian : Bukankah kami yang mendukung kalian? Bila orang-orang yang ingkar kepada agama ini yang meraih kemenangan dan harta rampasan perang, maka mereka berkata : Bukanlah kami yang membantu kalian dengan apa yang telah kami lakukan untuk kalian dan menjaga kalian dari orang-orang Mukmin? Allah akan menetapkan keputusan-Nya di antara kalian dengan mereka di Hari Kiamat. Allah tidak akan membuka jalan bagi orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang Mukmin yang shalih. Akibat yang baik di dunia dan di akhirat adalah milik orang-orang beriman.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 131-140

AN NISA : 131

وَللّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُواْ اللّهَ وَإِن تَكْفُرُواْ فَإِنَّ لِلّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَانَ اللّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا
Terjemah :
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah [360] dan Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.

________________________________________
[360] Maksudnya : kekafiran kamu itu tidak akan mendatangkan kemudharatan sedikitpun kepada Allah, karena Allah tidak berkehendak kepadamu.
Tafsir :
Hanya milik Allah apa yang ada di langit dan di bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Kami telah mewasiatkan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri kitab sebelumnya, dan Kami juga mewasiatkan kepada kalian wahai umat Muhammad agar bertakwa kepada Allah, menunaikan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Kami telah menjelaskan kepada kalian bahwa bila kalian mengingkari keesaan Allah dan syariat-Nya maka Dia Mahakaya dari kalian. Karena segala apa yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya. Allah tidak memerlukan makhluk-Nya, terpuji pada sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nisa 121-130

AN NISA : 121

أُوْلَـئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَلاَ يَجِدُونَ عَنْهَا مَحِيصًا
Terjemah :
Mereka itu tempatnya Jahannam dan mereka tidak memperoleh tempat lari dari padanya.
Tafsir :
Tempat kembali mereka adalah Jahannam, mereka tidak menemukan jalan keluar dan tempat selamat darinya.

bagikan ini