Monthly Archives: April 2016

***Hadits Ramadhan 3*** **Satu Hari Satu Hadits SHSH**

Bab: Kewajiban puasa ramadhan

No. Hadist: 1760

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ عِرَاكَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُ أَنَّ عُرْوَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ قُرَيْشًا كَانَتْ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ ثُمَّ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصِيَامِهِ حَتَّى فُرِضَ رَمَضَانُ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَاءَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Yazid bin Abu Habib bahwa ‘Irak bin Malik menceritakan kepadanya bahwa ‘Urwah mengabarkan kepadanya dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha; Bahwa orang-orang Quraisy pada zaman Jahiliyah biasa melaksanakan puasa hari ‘Asyura’. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk melaksanakannya pula hingga datang kewajiban shaum Ramadhan. Dan kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang mau melaksanakannya silakan dan siapa yang tidak mau juga tidak apa”.

(HR Bukhari,4141,4142, Muslim 1897)

Keterangan hadits

1. Hadits ini seperti hadits sebelumnya yaitu hadits no 1759.

2. Puasa Asyura menjadi puasa sunnah.

=====
Untuk bergabung

Group WA
Kirim dengan format==»» gabung SHSH
ke no 081212837394

Pengguna Telegram alamat di bawah ini

Satu Hari Satu Hadits
Mendekatkan Umat dengan Sunnah

https://telegram.me/SHSatuHadits

BBM 5438E62A

Bagi pengguna facebook silahkan kunjungi

https://www.facebook.com/groups/HaditsNabi/

https://www.facebook.com/Shahih-Bukhari-458047030909672/
===
Semoga Allah Ta’alaa memberi pahala yang melimpah kepada ikhwah penyusun hadits 9 imam yang kami jadikan sumber rujukan dalam program ini.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

***AL BAQARAH : 20*** ***Satu Hari Satu Tafsir (SHST)***

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُمْ مَشَوْا فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (20)
Terjemah :

20. Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Tafsir :

20. Kilatan halilintar yang sangat kuat hampir saja membutakan pandangan mata mereka. Sekalipun demikian, setiap kali halilintar bersinar, mereka berjalan di bawah sinarnya, bila sinar tersebut padam maka gelaplah jalan mereka sehingga mereka hanya bisa berdiri di tempat mereka. Sekiranya Allah tidak memberikan tempo kepada mereka, niscaya halilintar tersebut telah mengambil penglihatan dan pendengaran mereka. Allah subhanallahu wa taalaa kuasa untuk melakukan hal itu setiap saat,karena sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Jarir meriwayatkan dari jalan as-Suddi al-Kabir dari Abu Malik dan Abu Shalih dari Ibnu Abbas, dan dari Murrah dari Ibnu Mas ud dan beberapa orang sahabat, mereka berkata, “Ada dua orang munafik dari penduduk Madinah kabur dari Rasulullah kepada orang-orang musyrikin, keduanya ditimpa hujan yang disebutkan oleh Allah dalam ayat ini : Halilintar, petir dan guruh yang keras, setiap kali petir menyambar keduanya menyumbat kedua telinga mereka dengan jari-jari mereka karena takut petir tersebut menyambar pendengaran mereka dan karenanya mereka mati, dan jika halilintar tersebut memancarkan sinar, keduanya berjalan dengan memanfaatkan cahayanya, sementara jika halilintar itu tidak bersinar maka keduanya tidak bisa melihat, lalu keduanya berjalan mendatangi tempat mereka, keduanya berkata : Seandainya kita mendapatkan pagi lalu kita datang kepada Muhammad dan kami meletakkan tangan kita ditangannya. Lalu pagi harinya keduanya datang kepada Nabi, masuk Islam, meletakkan tangan mereka di tangan Nabi dan keduanya menjadi orang baik, maka Allah menjadikan dua orang munafik yang kabur ini sebagai perumpamaan bagi orang-orang munafik lainnya di Madinah.
===
WA 081212837394
https://telegram.me/SHSTafsir
BBM 5438E62A
Channel SHST BBM pin C0034574F
https://m.facebook.com/Tafsir-Al-Muyassar-437855966273691/
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

***AL BAQARAH : 19*** ***Satu Hari Satu Tafsir (SHST)***

أَوْ كَصَيِّبٍ مِنَ السَّمَاءِ فِيهِ ظُلُمَاتٌ وَرَعْدٌ وَبَرْقٌ يَجْعَلُونَ أَصَابِعَهُمْ فِي آَذَانِهِمْ مِنَ الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِ وَاللَّهُ مُحِيطٌ بِالْكَافِرِينَ (19)
Terjemah :

19. atau seperti (org2 yg ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir,sebab takut akan mati [28]. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir [29].

[28] Keadaan org2 munafik itu, ketika mendengar ayat2 yg mengandung peringatan, adalah seperti orang yang ditimpa hujan lebat dan petir. Mereka menyumbat telinganya karena tidak sanggup mendengar peringatan-peringatan Al-Quran itu.
[29] Maksudnya pengetahuan dan kekuasaan Allah meliputi orang-orang kafir.

Tafsir :

19. Sekelompok orang-orang munafik yang lain nya, di mana mengetahui kebenaran di suatu waktu dan meragukan nya di lain waktu. Keadaan mereka ini mirip dengan sekelompok orang yang berjalan di padang pasir, tiba-tiba hujan lebat mengguyur mereka. Hujan yang di iringi dengan kegelapan yang bertumpuk-tumpuk, raungan suara guruh, kilatan halilintar dan sambaran petir yang membuat mereka dalam ketakutan yang sangat sehingga mereka menutup telinga mereka dengan jari-jari mereka karena takut binasa. Padahal Allah Subhanahu Wa Taala meliputi org2 kafir, mereka tidak akan bisa lolos dari-Nya dan mereka tidak akan bisa melemahkan-Nya
===
WA 081212837394
https://telegram.me/SHSTafsir
BBM 5438E62A
Channel SHST BBM pin C0034574F
https://m.facebook.com/Tafsir-Al-Muyassar-437855966273691/
===
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

♢♡■MAAF■♡■KATA HATI 13■♢■

Kata yang susah keluar
Jika hati merasa
Lebih mulia darinya
□□□□□
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
□□□□□
www.ibnuumar.sch.id
□□□□□

bagikan ini

***Hadits Ramadhan 2*** **Satu Hari Satu Hadits SHSH**

Bab: Kewajiban puasa ramadhan

No. Hadist: 1759

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ صَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تُرِكَ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ لَا يَصُومُهُ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ صَوْمَهُ

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Isma’il dari Ayyub dari Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma berkata:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan puasa hari ‘Asyura’ (10 Muharam) lalu memerintahkan (para sahabat) untuk melaksanakannya pula. Setelah Allah mewajibkan puasa Ramadhan, maka puasa hari ‘Asyura’ ditinggalkan. Dan ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhu tidaklah melaksanakan puasa hari ‘Asyura’ kecuali bila bertepatan dengan hari-hari puasa yang biasa dikerjakannya”.

(HR Bukhari, Bukhari 1862,Abu Daud 2086,Ahmad 4253)

Keterangan hadits

1. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat sebelum berpuasa ramadhan beliau berpuasa hari Asyura.

2.Puasa Asyuro menjadi puasa sunnah setelah puasa ramadhan menjadi wajib pada tahun kedua setelah Hijrah.

=====
Untuk bergabung

Group WA
Kirim dengan format==»» gabung SHSH
ke no 081212837394

Atau bagi pengguna Telegram alamat di bawah ini

Satu Hari Satu Hadits
Mendekatkan Umat dengan Sunnah
https://telegram.me/SHSatuHadits

BBM 5438E62A

Bagi pengguna facebook silahkan kunjungi

https://www.facebook.com/groups/HaditsNabi/

https://www.facebook.com/Shahih-Bukhari-458047030909672/
===
Semoga Allah Ta’alaa memberi pahala yang melimpah kepada ikhwah penyusun hadits 9 imam yang kami jadikan sumber rujukan dalam program ini.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini

***Hadits Ramadhan 1*** **Satu Hari Satu Hadits SHSH**

Bab: Kewajiban puasa ramadhan

No. Hadist: 1758

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ أَعْرَابِيًّا جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَائِرَ الرَّأْسِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي مَاذَا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فَقَالَ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ شَيْئًا فَقَالَ أَخْبِرْنِي مَا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الصِّيَامِ فَقَالَ شَهْرَ رَمَضَانَ إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ شَيْئًا فَقَالَ أَخْبِرْنِي بِمَا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الزَّكَاةِ فَقَالَ فَأَخْبَرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ قَالَ وَالَّذِي أَكْرَمَكَ لَا أَتَطَوَّعُ شَيْئًا وَلَا أَنْقُصُ مِمَّا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ شَيْئًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ أَوْ دَخَلَ الْجَنَّةَ إِنْ صَدَقَ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada saya Isma’il bin Ja’far dari Abu Suhail dari Bapaknya dari Tholhah bin ‘Ubaidullah; Ada seorang ‘Arab Baduy datang kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan kepalanya penuh debu lalu berkata;

“Wahai Rasulullah, kabarkan kepadaku apa yang telah Allah wajibkan buatku tentang shalat?”.

Maka Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
“Shalat lima kali kecuali bila kamu mau menambah dengan yang tathowwu’ (sunnat) “.

Orang itu bertanya lagi:

“Lalu kabarkan kepadaku apa yang telah Allah wajibkan buatku tentang shaum (puasa)?”.

Maka Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
“Shaum di bulan Ramadhan kecuali bila kamu mau menambah dengan yang tathowwu’ (sunnat) “.

Orang itu bertanya lagi:

“Lalu kabarkan kepadaku apa yang telah Allah wajibkan buatku tentang zakat?”.

Berkata, Tholhah bin ‘Ubaidullah radliallahu ‘anhu: Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan kepada orang itu tentang syari-at-syari’at Islam.
Kemudian orang itu berkata:

“Demi Dzat yang telah memuliakan anda, Aku tidak akan mengerjakan yang sunnah sekalipun, namun aku pun tidak akan mengurangi satupun dari apa yang telah Allah wajibkan buatku”.

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata:

“Dia akan beruntung jika jujur menepatinya atau dia akan masuk surga jika jujur menepatinya “.

(HR Bukhari, Nasa’i 2063)
=====
Untuk bergabung

Group WA
Kirim dengan format==»» gabung SHSH
ke no 081212837394

Atau bagi pengguna Telegram alamat di bawah ini

Satu Hari Satu Hadits
Mendekatkan Umat dengan Sunnah
https://telegram.me/SHSatuHadits

BBM 5438E62A

Bagi pengguna facebook silahkan kunjungi

https://www.facebook.com/groups/HaditsNabi/

https://www.facebook.com/Shahih-Bukhari-458047030909672/
===
Semoga Allah Ta’alaa memberi pahala yang melimpah kepada ikhwah penyusun hadits 9 imam yang kami jadikan sumber rujukan dalam program ini.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
===
Sekolah dan Pondok Tahfidz
Ibnu Umar
Ciputat-Pamulang-Cibodas
www.ibnuumar.sch.id

bagikan ini