♢♡■TIDAK DEMO■♡■KATA HATI 84■♢■

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku…
Yang kucintai karena Allah Ta’alaa

Semoga kiranya kita semua dalam lindungan Allah Ta’alaa
Dan selalu mendapat hidayah taufik…

Melanjutkan postingan saya yang berjudul

♢♡■DEMO dan TIDAK■♡■KATA HATI 83■♢■

Postingan tersebut seakan mengajak Demo atau Pro Demo…padahal saya hanya berusaha agar jika harus Demo maka para pro Demo harus dapat memastikan keamanan bersama…tidak anarkis…dan menjaga diri dari provokator…dll…

Maka dengan postingan ini saya akan menjelaskan bahwa saya rujuk dengan fatwa dari ulama besar yang saya dapatkan dari rekan di group…

Demikian kutipan di bawah ini
Silahkan baca dengan tenang…
=====
FATWA SYAIKH ‘ABDUL MUHSIN AL-‘ABBAD -hafizhahullaah- (sekarang beliau berusia 85 tahun -hitungan tahun Hijriyyah-):

قَالَ: رَئِيْسُ مَدِيْنَةِ جَاكَارْتَا يَسْتَهْزِئُ بِالْقُرْآنِ وَعُلَمَاءِ الْمُسْلِمِيْنَ، وَهُوَ نَصْرَانِيٌ، وَفِي رَابِعِ نُوْفِمْبَر: سَتُقَامُ الْمُظَاهَرَةِ لِطَلَبِ الْمَحَاكَمَةِ. هَلْ يَجُوْزُ لَنَا الْخُرُوْجُ؟ عِلَمًا بِأَنَّهُ كَافِرٌ لاَ بَيْعَةَ لَهُ، وَالْمُظَاهَرَةُ يُرَاعَى فِيْهَا الأَدَبُ، وَعَدَمُ إِفْسَادِ الْمَرَافِقِ الْعَامَّةِ.

[قَالَ الشَّيْخُ]: الْمُظَاهَرَاتُ وَالْمُشَارَكَةُ فِيْهَا: غَيْرُ صَحِيْحٍ، وَلٰكِنْ يَعْمَلُوْنَ مَا يُمْكِنُهُمْ مِنْ غيْرِ الْمُظَاهَرَاتِ؛ يُكْسِبُوْنَ وَيَذْهَبُوْنَ يَعْنِيْ يَذْهَبُ أُنَاسٌ لِمُرَاجَعَةِ الْمَسْؤُوْلِ الأَكْبَرِ…

(Penanya) berkata: Gubernur Kota Jakarta mengolok-olok Al-Qur’an dan Ulama kaum muslimin, dia seorang Nashrani. Dan pada tanggal 4 November akan diadakan Demonstrasi untuk meminta agar dia dihukum. Bolehkah kita ikut keluar (berdemo)? Dan kita ketahui bahwa dia adalah kafir, yang kita tidak wajib untuk membai’atnya. Dan juga: di dalam Demonstrasi tersebut akan dijaga adab-adabnya dan tidak ada perusakkan terhadap fasilitas umum.

(Syaikh menjawab): “Demonstrasi dan ikut serta di dalamnya: TIDAK DIBENARKAN.
Akan tetapi mereka (kaum muslimin) bisa melakukan usaha dengan (mengutus) beberapa orang untuk pergi menasehati pimpinan terbesar (Presiden)…”

Ditanyakan oleh sebagian Mahasiswa Madinah -yang kami cintai karena Allah-, pada waktu Maghrib, 31 Oktober 2016 M (semoga Allah membalas semuanya dengan kebaikan)*1
=====
*copas dari group Mahad Ibnu Umar.

Saya mencintai anda…
Maka jagalah diri anda
Sungguh Ulama besar sangat mencintai kaum muslimin…
Mereka berfatwa dengan ilmu
Karena mereka mengetahui harga darah kaum muslimin…

Jika dapat menerima fatwa tersebut saya ucapkan Alhamdulillah
Jika belum bisa menerima saya mohon untuk tidak bermusuhan dengan ulama besar serta kaum muslimin yang mengamalkan fatwa mereka…
Kita tetap bersaudara dan saling mendoakan kebaikan untuk umat islam dimana saja

Ya Allah tolonglah kaum muslimin dan muslimat …aamiin

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Dari hamba Allah al faqir
Yang membutuhkan ampunan Rabbnya

Akhukum fillah

Abdurrahim Ayyub
□□□□□
www.ibnuumar.sch.id
□□□□□

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*