Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 21-25

YAASIIN : 21-

اتَّبِعُوا مَن لاَّ يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ

TERJEMAH :

Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

TAFSIR :

ikutilah mereka yang tidak memungut harta dari kalian sebagai imbalan dia menyampaikan risalah kepada kalian. Mereka juga di atas petunjuk dalam apa yang mereka dakwahkan kepada kalian, yaitu ibadah hanya kepada Allah semata. Ayat ini mengandung petunjuk tentang keutamaan orang yang berusaha untuk beramar ma’ruf dan bernahi mungkar.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 16-20

YAASIIN : 16-

قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ

TERJEMAH :

Mereka berkata: “Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu”.

TAFSIR :

Para Rasul itu menegaskan : Rabb kami yang mengutus kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah utusan-utusan kepada kalian,

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 11-15

YAASIIN : 11-

إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَن بِالْغَيْبِ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ

TERJEMAH :

Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan [1265] dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.

[1265] Maksudnya peringatan yang diberikan oleh Nabi Muhammad r hanyalah berguna bagi orang yang mau mengikutinya.

TAFSIR :

Peringatanmu hanya bermanfaat bagi orang yang beriman kepada al-Qur’an dan mengikuti hukum-hukum Allah yang ada di dalamnya, takut kepada Allah yang Maha Pengasih, di mana tidak ada yang melihatnya kecuali Allah. Maka sampaikanlah berita gembira kepadanya dengan ampunan Allah terhadap dosa-dosanya, dan pahala dari Allah di akhirat atas amal shalihnya, yaitu masuk surga.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 6-10

YAASIIN : 6-

لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أُنذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ

TERJEMAH :

Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. Kebanyakan orang kafir pasti mendapat azab karena tidak mengindahkan peringatan Allah.

TAFSIR :

Kami menurunkan al-Qur’an kepadamu (wahai Rasul) agar kamu memperingatkan dengannya suatu kaum yang nenek moyang mereka sebelummu belum diberi peringatan, yaitu orang-orang Arab. Mereka adalah orang-orang yang lalai dari iman dan istiqomah di atas amal shalih. Setiap umat yang mana peringatan terhadapnya terputus, maka mereka akan terjatuh ke dalam kelalaian. Hal ini merupakan dalil diwajibkannya dakwah dan memberi peringatan atas para ulama yang mengetahui Allah dan syariat-Nya, untuk membangunkan kaum muslimin dari kelalaian mereka.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 1-5

YAASIIN : 1-

يس

TERJEMAH :

Yaa siin [1264]

[1264] lihat not no.10

TAFSIR :

Yaa Siin. Pembicaraan tentang huruf-huruf penggalan telah hadir di awal surat al-Baqarah.

Asbabun Nuzul :

Abu Nuaim dalam ad-Dalail dari Ibnu Abbas berkata : Rasulullah membaca dalam sujud, beliau mengeraskan bacaan sehingga ada beberapa orang Quraisy yang merasa terganggu, sehingga mereka berdiri hendak menangkapnya, tiba-tiba tangan mereka terbelenggu ke leher mereka dan mereka menjadi buta tidak bisa melihat, maka mereka pun datang kepada Nabi, mereka berkata : Kami memohon dengan nama Allah dan rahim wahai Muhammad. Maka Nabi pun berdoa sehingga apa yang mereka rasakan hilang, maka turun ayat 1 ini.

Ayat 1-10. Dia berkata : Akan tetapi tidak seorang pun dari orang-orang itu yang beriman.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Faathir’ 41-45

FAATHIR’ : 41-

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَن تَزُولَا وَلَئِن زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِّن بَعْدِهِ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyan- tun lagi Maha Pengampun.

TAFSIR :

Sesungguhnya Allah memegang langit dan bumi sehingga keduanya tidak lepas dari tempat masing-masing. Seandainya langit dan bumi lepas dari orbitnya, maka tidak seorang pun yang mampu memegang keduanya sesudah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dengan menunda hukuman-Nya dari orang-orang kafir dan para pendurhaka, Maha Pengampun bagi siapa yang bertaubat dari dosanya dan kembali kepada-Nya.

bagikan ini