PENGUMUMAN HASIL TES PPDB TK IPT IBNU UMAR TP. 2020/2021 GEL. II

Alhamdulillah, berikut kami umumkan nama siswa/i yang telah melakukan Tes Masuk PPDB Gelombang 2 unit TK Islam Plus Tahfizh Ibnu Umar yang telah dilaksanakan pada hari Ahad, 08 Maret 2020. Adapun informasi selengkapnya untuk hasil Tes PPDB TK Islam Plus Tahfizh Ibnu Umar dapat dilihat di sini.

  1. Bagi peserta yang dinyatakan Diterima, diharapkan segera melaksanakan Wawancara Keuangan pada hari Jum’at, 13 Maret 2020 jam 08.00 s/d 11.00 WIB, dan melakukan Daftar Ulang pada tanggal 16 s/d 18 Maret 2020 melalui transfer Bank Muamalat dengan Nomor Rek. 408-000-3218 an. Yayasan Ibnu Umar (Konfirmasi transfer melalui no. 021-22-741-123 (WA). Dan atau melalui loket pembayaran secara tunai/cash.
  2. Hasil Tes merupakan keputusan yang ditetapkan dengan berbagai pertimbangan, dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun.
  3. Untuk calon siswa/i yang dinyatakan diterima dengan syarat, mohon hubungi admin Unit TK untuk proses selanjutnya.
  4. Informasi lebih lanjut silahkan hubungi : (021) 22-741-123 (WhatsApp), atau klik di sini. (Aktif di jam Kerja)
bagikan ini

PENGUMUMAN HASIL TES PPDB SMP/SMA IPT IBNU UMAR PUTRI TP. 2020/2021 GEL. II

Alhamdulillah, berikut kami umumkan nama siswi yang telah melakukan Tes Masuk PPDB Gelombang 2 unit SMP-SMA Islam Plus Tahfizh Ibnu Umar Putri yang telah dilaksanakan pada hari Ahad, 08 Maret 2020. Adapun informasi selengkapnya untuk hasil Tes PPDB SMP – SMA Islam Plus Tahfizh Ibnu Umar dapat dilihat di sini.

  1. Bagi peserta yang dinyatakan Diterima, diharapkan segera melaksanakan Wawancara Keuangan pada hari Jum’at, 13 Maret 2020 jam 08.00 s/d 11.00 WIB, dan melakukan Daftar Ulang pada tanggal 16 s/d 18 Maret 2020 melalui transfer Bank Muamalat dengan Nomor Rek. 408-000-3218 an. Yayasan Ibnu Umar (Konfirmasi transfer melalui no. 021-22-741-123 (WA). Dan atau melalui loket pembayaran secara tunai/cash.
  2. Hasil Tes merupakan keputusan yang ditetapkan dengan berbagai pertimbangan, dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun.
  3. Untuk calon siswi yang dinyatakan diterima dengan syarat, mohon hubungi admin Unit SMP-SMA untuk proses selanjutnya.
  4. Informasi lebih lanjut silahkan hubungi : (021) 22-741-123 (WhatsApp), atau klik di sini. (Aktif di jam Kerja)
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Az-Zukhruf Ayat 86-89

AZ-ZUKHRUF : 86-

وَلَا يَمْلِكُ الَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِ الشَّفَاعَةَ إِلَّا مَن شَهِدَ بِالْحَقِّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafa’at; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa’at ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya) [1368].


[1368] Maksudnya Nabi Muhammad dan Nabi yang lain dapat memberi syafa’at sesudah di beri izin oleh Allah I

TAFSIR :

Orang-orang yang disembah oleh orang-orang musyrikin itu tidak memiliki syafaat di sisi Allah untuk seseorang kecuali siapa yang bersaksi dengan benar, mengakui tauhid Allah dan kenabian Muhammad صلی الله عليه وسلم , sedangkan mereka mengetahui hakikat dari apa yang mereka akui dan saksikan.

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Az-Zukhruf Ayat 81-85

AZ-ZUKHRUF : 81-

قُلْ إِن كَانَ لِلرَّحْمَنِ وَلَدٌ فَأَنَا أَوَّلُ الْعَابِدِينَ

TERJEMAH :

Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).

TAFSIR :

Katakanlah wahai Rasul kepada orang-orang musyrikin dari kaummu yang menganggap bahwa malaikat adalah anak perempuan Allah : Bila Allah yang Maha Pengasih memiliki anak, maka aku adalah orang pertama yang menyembah anak tersebut yang kalian anggap itu. Akan tetapi hal itu tidak terjadi dan tidak akan pernah terjadi. Mahasuci Allah dari istri dan anak.

Continue reading
bagikan ini

Goresan Kesan Perjanan Dakwah ke Kalimantan Barat

Bismillah

Dari Saudaramu Abdurrahim Ayyub

Kepada Yang Saya Hormati

1. Asatidz Kirom di WA group

-Multaqo Duat Indonesia 1
-Multaqo Duat Indonesia 2
-Multaqo Duat Indonesia 3
-Multaqo Duat Indonesia 4

2. Para Muhsinin (Donatur)

3. Kaum Muslimin dan Muslimat

Semoga Rahmat Allah Ta’alaa tercurahkan kepada kita semua. Aamiin.

Sekitar Sebulan yang lalu saya mengunjungi saudara kita di Kalimantan Barat.

Sekitar sepuluh hari lebih alhamdulillah sempat singgah di

Putussibau, Nanga Embaloh, Pontianak, Ketapang, Sintang, Sangau, semua berada di Kalimantan Barat.

Alhamdulillah, geliat dakwah semkin semarak…

Di pedalaman sana memang masih perlu do’a, dan santunan serta kunjungan da’i serta para pendidik. Di Putussibau alhamdulillah kita sudah memulai dengan pendidikan formal dengan adanya sekolah TK dan SD, in syaa Allah Ta’alaa jenjang lanjutannya sedang kami usahakan membangun di Tanah Wakaf yang telah tersedia.

Di Nanga Embaloh dua jam dari Putussibau dengan speed boat (sementara belum ada jalan darat yang layak) masih sangat baru dalam sentuhan dakwah. Perlu penanganan khusus, (Berita lengkap di akhir laporan ini).

Di Pontianak sangat menggembirakan dengan aktifnya para Asatidz lokal dan kunjungan para Asatidz dari luar Kal Bar, sekolah, pondok dan lain lainnya semkain bertumbuh pesat. Di Ketapang kita masih baru proses adanya yayasan dan beberapa tanah wakaf serta pendidikan formal yang masih perlu pembenahan. Alhamdulillah dakwah berjalan dengan baik di beberapa masjid.

Di Sintang Alhamdulillah ada masjid besar dan pondok, sangat pesat perkembangan dakwahnya serta Asatidz lokalnya sangat gigih membina masyarakat sekitarnya.

Di Sangau suatu desa beberapa jam dari Sintang dengan kendaraan mobil Alhamdulillah ada masjid dan sekolah yang baru mulai dibina oleh beberapa ustadz. Dakwah berjalan dan ikhwan semangat untuk kajian dan lain lainnya.



Demikian laporan singkat saya semoga kiranya menjadi semangat kita semua dalam menuntut ilmu dan menyebarkannya ke masyarakat Indonesia di Pelosok dan di seluruh daerah lainnya.

Saya lampirkan tulisan salah satu da’i yang sedang bertugas di Pedalaman di daerah Putussibau dan sekitarnya.

=========

Melihat Lebih Dekat Muslim Pedalaman



Desa Nanga Lauk, tepatnya berada di daerah Putussibau, Kalimantan Barat, menjadi satu-satunya desa yang seluruh penduduknya beragama Islam dari sembilan desa yang terdapat di Kecamatan Embaloh Hilir yang mana mayoritas dihuni oleh suku Dayak Kantu dan Iban yang notabenenya beragama Nasrani.

Akan tetapi sangat disayangkan kondisi masyarakat muslim di daerah tersebut yang jauh dari ajaran Islam sejatinya, bak seorang muslim yang kehilangan jati dirinya, mulai dari kebiasaan masyarakat yang enggan sekali untuk mengerjakan sholat, kebiasaan masyarakat yang mandi ditepian sungai, Mencuci serta bercampur baur lelaki dan wanita yang kurang memperhatikan batasan-batasan aurat, seperti halnya laki-laki yang mandi hanya dengan menggunakan celana dalam atau celana koloran, begitupula kaum wanita yang hanya bertapihan kain saja ketika mandi, dan para pemuda dan bapak-bapak yang hobi bertelanjang dada di sepanjang jalan, bahkan hampir rata-rata kaum hawa yang tidak peduli terhadap pentingnya berhijab sebagai identitas seorang muslimah.

Begitupun dengan kondisi anak-anak yang tergolong masih banyak yang buta huruf hijaiyah, jangankan untuk membaca al-Qur’an dengan benar, mereka masih sangat jauh dari kondisi anak-anak pada umumnya di daerah lainnya, semua itu dikarenakan tidak adanya seorang ustadzpun yang menuntun mereka untuk mengajarkan agama dan mengaji selama ini, jangnkan seorang ustadz bahkan di sanap masih krisis akan tenaga pengajar di Sekolah. Dan tak hanya itu, melihat kondisi desa yang masih tergolong desa terisolir dikarenakan belum masuknya sinyal, listrik serta akses jalan menuju kota yang masih sangat sulit.

Namun sebenarnya dilihat dari sisi lain desa ini berpotensi besar tersebarnya dakwah sunnah dikarenakan masih sangat awal dan belum masuk informasi berkaitan fitnah-fitnah yang tersebar di media masa, begitupun sangat berpotensi besar sebagai pusat penyebaran Islam di Kalimantan Barat, semua itu dapat dilihat dari variabel silsilah keturunan mereka yang berasal dari orang-orang Dayak yang menikah dengan muslim melayu, sehingga beranak pinak menjadi desa yang seutuhnya beragama muslim, ditambah dengan masuknya beberapa saudara dayak yang menjadi mualaf di sana.

Saya berharap kepada Allah dengan tulisan ini menggugah para da’i dan ustadz untuk peduli kepada saudara-saudara kita di pedalaman Kapuas Hulu untuk menyadarkan mereka sebagi muslim sejati, dan berharap bisa tersebarnya Islam kepada sanak keluarga mereka yang masih beragama Nasrani agar diberi hidayah untuk memeluk agama Islam di tanah Borneo ini.

Saudaramu, Ibnu Ruhal

Semoga info ini bermanfaat untuk kita semua.

=====

bagikan ini