Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 36-40

SABA’ : 36-

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاء وَيَقْدِرُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

Katakanlah kepada mereka wahai Rasul : Sesungguhnya Rabbku melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan atas siapa yang Dia kehendaki, bukan karena cinta atau benci, akan tetapi untuk menguji. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa hal itu adalah ujian bagi hamba-hamba-Nya, karena mereka tidak memperhatikan.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 31-35

SABA’ : 31-

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَن نُّؤْمِنَ بِهَذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِندَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ الْقَوْلَ يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ

TERJEMAH :

Dan orang-orang kafir berkata: “Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya”. Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang za- lim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka menghadap kan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman”.

TAFSIR :

Orang-orang kafir berkata : Kami tidak akan mau membenarkan al-Qur’an ini dan tidak pula kitab-kitab yang mendahuluinya, seperti Taurat, Injil dan Zabur. Sungguh mereka telah mendustakan seluruh kitab-kitab Allah. Seandainya kamu melihat (wahai Rasul), saat orang-orang zhalim ditahan di depan Rabb mereka untuk menjalani hisab, mereka berbisik-bisik di antara mereka, masing-masing menyalahkan yang lain, niscaya kamu akan melihat sesuatu yang menyeramkan. Orang-orang lemah berkata kepada orang-orang yang sombong, dan mereka adalah para tokoh dan pemimpin yang sesat lagi menyesatkan : Kalu saja kalian tidak menyesatkan kami dari petunjuk, niscaya kami telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 26-30

SABA’ : 26-

قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia-lah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui”.

TAFSIR :

Katakanlah : Rabb kami yang mengumpulkan antara kami dengan kalian di Hari Kiamat, kemudian menetapkan keputusan di antara kita dengan adil. Dia Maha Memberi keputusan yang menetapkan hukum di antara makhluk-Nya, Maha Mengetahui apa yang seharusnya diputuskan di antara mereka, mengetahui keadaan makhluk-Nya, tiada sesuatu pun yang samar bagi-Nya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 21-25

SABA’ : 21-

وَمَا كَانَ لَهُ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَانٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِالْآخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِي شَكٍّ وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيظٌ

TERJEMAH :

Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidu- pan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.

TAFSIR :

Namun Iblis tetap tidak memiliki kekuasaan atas orang-orang kafir sehingga bisa memaksa mereka untuk menjadi kafir. Akan tetapi hikmah Allah menuntut untuk memberi kesempatan kepada Iblis untuk menggoda Bani Adam agar apa yang Allah ketahui di alam azali terlihat. Supaya Dia membedakan antara siapa yang membenarkan kebangkitan, pahala dan siksa dengan siapa yang meragukannya. Dan Rabbmu Maha Menjaga segala sesuatu dengan penjagaan-Nya dan membalas atasnya.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 16-20

SABA’ : 16-

فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَى أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِّن سِدْرٍ قَلِيلٍ

TERJEMAH :

Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar[1237] dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr[1238].

[1237] Maksudnya: banjir besar yang disebabkan runtuhnya bendungan Ma’rib.
[1238] “Pohon Atsl” ialah sejenis pohon cemara “pohon Sidr” ialah sejenis pohon bidara.

TAFSIR :

Namun mereka berpaling dari perintah Allah, tidak bersyukur kepada-Nya dan mendustakan utusan-utusan Allah. Akibatnya Kami mengirimkan banjir bandang yang dahsyat yang menghancurkan bendungan dan menenggelamkan kebun-kebun. Dua kebun mereka yang berbuah lebat itu Kami ganti dengan dua kebun dengan buah-buahan yang buruk dan berasa tidak enak. Begitu pula pohon Atsl, yaitu sejenis jemara yang tidak berbuah, dan sedikit pohon bidara yang berduri.

bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 11-15

SABA’ : 11-

أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

TERJEMAH :

(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.

TAFSIR :

Buatlah baju-baju besi yang sempurna dan luas, tancapkan paku-paku pada sambungan-sambungannya, jangan membuat lingkaran-lingkaran kecil karena ia lemah, sehingga baju perang tidak akan mampu melindungi, dan jangan menjadikannya besar sehingga ia memberatkan pemakainya. Beramallah wahai Dawud dan keluargamu untuk taat kepada Allah. Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang kalian lakukan, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Ku.

bagikan ini